Share

Terungkap! Terduga Teroris yang Ditangkap Densus di Kalsel Ternyata Atlet Silat

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 23 Desember 2021 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 23 337 2521521 terungkap-terduga-teroris-yang-ditangkap-densus-di-kalsel-ternyata-atlet-silat-wp2qBTOpw5.jpg Terduga teroris ditangkap/ tangkapan layar media sosial

JAKARTA – Salah satu terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, adalah MNR (22). Dia merupakan seorang Pesilat yang memiliki banyak prestasi.

(Baca juga: 3 Terduga Teroris di Jateng Kelompok Jamaah Islamiyah)

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, bahwa, pihaknya mendapatkan alat bukti yang kuat terkait dengan penangkapan Pesilat tersebut yang diduga terlibat terorisme.

"Benar (MNR ditangkap Densus). Yang jadi dasar adalah alat bukti yang didapat dari penyidikan," kata Ramadhan saat dikofirmasi, Jakarta, Kamis (23/12/2021).

(Baca juga: Detik-Detik Penggerebekan Dua Terduga Teroris Terafiliasi ISIS di Sampit)

Sementara itu, Kabag Banops Densus 88 Kombes Aswin Siregar menyebut bahwa, bukti yang dimiliki pihaknya untuk menangkap MNR berkaitan dengan dugaan tindak pidana terorisme.

"Yang jadi dasar adalah alat bukti yang dimiliki penyidik terhadap keterkaitan seseorang dengan jaringan atau kelompok teroris ataupun terhadap suatu perkara tindak pidana terorisme yang terjadi," ujar Aswin dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya, Densus 88 melakukan penangkapan terhadap terduga teroris di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) serta Jawa Tengah (Jateng).

Untuk tiga orang terduga teroris yang ditangkap di Palangka Raya, Kalteng, disinyalir mereka terafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Yang mana 3 orang tersangka tersebut merupakan bagian dari jaringan terrorisme JAD," ujar Ramadhan.

Sementara dua terduga teroris yang ditangkap di Kalimantan Selatan merupakan kelompok dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD). "Jaringan JAD," ucap Ramadhan.

Sedangkan, tiga orang terduga teroris yang ditangkap di Jateng, diduga terafiliasi dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini