Share

Kenapa Interupsi Dibatasi, Ini Kata Puan Maharani

Felldy Utama, iNews · Kamis 23 Desember 2021 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 23 337 2521425 kenapa-interupsi-dibatasi-ini-kata-puan-maharani-f0D91KMRYk.png Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto : Youtube)

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan alasan yang membuat pimpinan DPR tak banyak menerima interupsi dari anggota dewan di dalam jalannya sidang paripurna.

Diketahui, di beberapa kesempatan dalam sidang tertinggi di parlemen ini, parlemen kerap tak menerima permohonan dari anggota DPR. Puan memastikan bahwa pimpinan DPR tetap memberikan kesempatan kepada anggota dewan untuk melayangkan interupsi. Dia mengatakan, tidak diterimanya interupsi tersebut bukan tanpa sebab dan alasan.

"Tergantung dari agenda-agenda tertentu yang kemudian harus kita jaga, untuk bisa menjaga marwah DPR tentu saja," kata Puan dalam penutupan program 'Magang di Rumah Rakyat' yang digelar di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Tak hanya itu, Ketua DPP PDI-Perjuangan itu juga menyampaikan bahwa pimpinan sengaja untuk membatasi hak interupsi, tidak lain karena ada kondisi pandemi Covid-19. Sehingga, tuturnya, ada syarat yang perlu diperhatikan oleh parlemen.

"Masa waktu dari paripurna itu dibatasi karena pandemi, maksimal itu 2,5 jam. Begitu juga acara-acara di komisi itu juga dibatasi. kenapa? Ya itu kemudian untuk menunjukkan bahwa waktu untuk melakukan interaksi atau berkumpul itu tidak terlalu lama," ujar dia melanjutkan.

Baca Juga : Ketua DPR Janji Sampaikan Keluhan Petani Bawang ke Pemerintah

Diberitakan sebelumnya, Puan kerap kerap kali menjadi sorotan dalam sidang paripurna DPR. Penyebabnya, puteri Megawati Soekarnoputri itu tak menerima interupsi yang dilayangkan oleh anggota dewan.

Salah satu kejadian yang terpotret itu pada saat sidang paripurna dengan agenda pengesahan persetujuan pencalonan Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI, Senin 8 November 2021. Momen tersebut terjadi sebelum sidang paripurna ditutup.

Saat Ketua DPR RI Puan Maharani hendak menutup sidang, ada salah seorang anggota DPR yang mengajukan interupsi kepada pimpinan.

"Saya minta waktu pimpinan, interupsi," kata anggota dewan tersebut di ruang rapat paripurna.

Namun, permintaan itu tak dihiraukan Puan. Dia justru tetap melanjutkan kalimat penutup sidang paripurna. Namun, anggota DPR ini masih terus mencoba melayangkan interupsinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini