Share

Satgas Madago Raya Ledakan 6 Bom Milik Teroris Poso

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 23 Desember 2021 10:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 23 337 2521349 satgas-madago-raya-ledakan-6-bom-milik-teroris-poso-Ddk9kpcizV.jpg Petugas musnahkan bom milik MIT Poso/ dok polri

JAKARTA - Sebanyak enam buah bom lontong milik teroris Poso, yang memiliki daya ledak tinggi atau High Explosive diledakan oleh personel Satgas Madago Raya.

(Baca juga: 3 Terduga Teroris di Jateng Kelompok Jamaah Islamiyah)

"Enam buah bom lontong yang dilakukan disposal merupakan barang bukti sitaan Satgas Tinombala tahun 2014" kata Wakasatgas Humas Ops Madago Raya AKBP Bronto Budiono saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Ia menyebutkan, sebanyak 6 bom lontong tersebut merupakan bom pipa PVC yang kesemuanya memiliki daya ledak tinggi.

(Baca juga: Koopgabsus Tricakti TNI: 7 Teroris Poso Tewas Sepanjang 2021)

Bronto juga menjelaskan, tiga buah bom rakitan merupakan hasil kontak tembak aparat keamanan dengan kelompok MIT Poso di pondok milik Jumrian alias Tamar desa Tamanjeka Kecamatan Poso Pesisir pada tanggal 19 September 2014 lalu.

"Selanjutnya tiga buah Bom rakitan lainya merupakan barang bukti hasil kontak tembak personel Brimob Polri di pegunungan Impo Desa Padalembara Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso pada 30 Oktober 2014" ujar Bronto.

Bronto menerangkan bahwa sebelum dilakukan pemusnahan barang bukti tersebut diurai oleh tim detasemen Gegana guna mengetahui dan mempelajari unsur yang terkandung dalam bom lontong tersebut.

"Untuk menghindari risiko bahaya dalam penyimpanan barang bukti bom lontong tersebut maka dilakukan disposal atau dimusnahkan dengan cara diledakkan," ucap Bronto.

Bronto menambahkan, hingga saat ini pengejaran terhadap 4 orang sisa DPO teroris Poso terus dilakukan oleh satgas Madago Raya yaitu Askar alias Jaid alias pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin alias Hasan Pranata.

"Kami berharap dukungan dan doa dari masyarakat Poso, Sigi dan Parimo serta masyarakat Sulawesi Tengah pada umumnya untuk menuntaskan terhadap segala bentuk teror yang dilakukan oleh DPO teroris Poso tersebut, sehingga daerah Poso, Sigi dan Parimo khususnya dan Sulawesi Tengah kembali aman dan kondusif," tutup Bronto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini