Share

Waspadai Omicron, Kemendagri Minta Pengawasan Diperketat

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 23 Desember 2021 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 23 337 2521346 waspadai-omicron-kemendagri-minta-pengawasan-diperketat-V645IpZJuX.jfif Ilustrasi (Foto : Freepik)

JAKARTA- Pemda diminta melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan terhadap Covid-19 varian omicron. Perintah tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) No. 440/7183/Sj yang diterbitkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Syafrizal meminta agar daerah melakukan penguatan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dengan mengoptimalkan fungsi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di masing-masing lingkungan. Baik pada tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, kecamatan, kelurahan dan Desa serta RT/RW.

"Sesuai SE Pak Mendagri, kita minta ke Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia agar mengintensifkan tes dan pelacakan kontak erat Covid-19, untuk menentukan kasus Covid-19 dan mencegah penularan lebih cepat di dalam komunitas," katanya dikutip dari siaran persnya, Kamis (23/12/2021)

Safrizal mengatakan agar pemda menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5M dan 3T. Selain itu juga mempertimbangkan faktor ventilasi, udara, durasi dan jarak interaksi untuk mengurangi risiko penularan dalam beraktivitas.

Dia juga mengatakan agar ada koordinasi Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.

"Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan," tuturnya.

Baca Juga : Kasus Omicron di Indonesia Bertambah Jadi 5 Orang

Pemda juga diminta berkoordinasi dengan para pengelola hotel, pengelola tempat wisata, pengelola pusat perbelanjaan, mall dan pelaku usaha serta pihak lainnya. Hal ini untuk memastikan pengetatan pengawasan protokol kesehatan di lokasi yang berpotensi menimbulkan keramaian.

"Ketatkan pengawasan protokol kesehatan di tempat yang berpotensial kerumunan dan tempat kegiatan publik," ujarnya.

Dalam rangka deteksi dini varian Omicron, Safrizal menyebut sesuai SE Mendagri agar para gubernur, bupati dan walikota seluruh Indonesia berkoordinasi bersama Kementerian Kesehatan guna melengkapi laboratorium daerah masing-masing dengan fasilitas tes Polymerase Chain Reaction (PCR) - S Gene Target Failure (SGTF) serta memastikan sampel probabel Omicron dilakukan sekuensing genomik.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini