Share

Profil 6 Ibu Negara, dari Fatmawati hingga Iriana

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 22 Desember 2021 05:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 337 2520557 profil-6-ibu-negara-dari-fatmawati-hingga-iriana-mCHvyGFkOm.jpg Lukisan Fatmawati (Foto : Okezone.com)

IBU negara memiliki peran yang tak kalah penting. Selain sebagai pendamping dan pendukung utama orang nomor satu di pemerintahan, ibu negara mempunyai pengaruh dalam kehidupan bangsa melalui beragam aktivitasnya dan menempati posisi tersendiri di hati rakyat.

Sering seiring berjalannya waktu dan bergantinya presiden, Indonesia memiliki beberapa ibu negara dengan keistimewaannya masing-masing. Berikut profil singkat ibu negara dari masa ke masa.

1. Ibu Fatmawati Soekarno

Ibu negara pertama yang dimiliki oleh Indonesia ini merupakan sosok penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia merupakan orang yang menjahit bendera Merah Putih yang berkibar saat pembacaan Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Fatmawati lahir di Bengkulu pada 5 Februari 1923. Ia diberitakan bertemu dengan Soekarno pada 1938, saat Soekarno diasingkan ke Bengkulu, dan menikah pada Juli 1943.

Saat menjahit bendera Merah Putih, kabarnya ia sedang dalam kondisi yang cukup rentan karena sedang hamil tua. Fatmawati meninggal pada usia 57 tahun di Kuala Lumpur karena serangan jantung dalam perjalanan pulang setelah melakukan ibadah umrah pada tahun 1980. Dua puluh tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2000, ia diberikan gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah.

2. Siti Hartinah

Akrab dipanggil dengan sebutan Bu Tien, Siti Hartinah merupakan istri presiden kedua Indonesia, Soeharto. Ia lahir di Jaten, Jawa tengah, pada 23 Agustus 1923. Bu Tien menikah dengan Soeharto di Surakarta pada 26 Desember 1947. Di masa pemerintahan Presiden Soeharto, Bu Tien memiliki peran besar dalam pergerakan Kongres Wanita Indonesia dan berpengaruh dalam pembentukan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang pelanggaran poligami bagi pejabat Indonesia.

UU Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan juga menjadi salah satu sepak terjangnya selama menjadi ibu negara. Tidak hanya itu, ia juga menggagas pembangunan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang diresmikan pada 20 April 1975 oleh Presiden Soeharto, dan Museum Tekstil pada 28 Juni 1976. Bu Tien meninggal pada 28 April 1996 akibat penyakit jantung.

3. Hasri Ainun Habibie

Lahir di Semarang pada 11 Agustus 1931, dr Hasri Ainun Habibie merupakan istri BJ Habibie, presiden ketiga Republik Indonesia. Anak keempat dari delapan bersaudara ini menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan lulus pada 22 Juli 1961. Ia pernah bekerja di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Ainun menikah dengan Habibie pada 12 Mei 1962. Ia meninggal pada 24 Maret 2010 di rumah sakit Ludwig-Maximilians-Universität, Klinikum Grosshadern, München, Jerman karena kanker ovarium yang dideritanya.

4. Sinta Nuriyah Wahid

Merupakan ibu negara keempat yang mendampingi suaminya, Abdurrahman Wahid, yang menjabat dari tahun 1999 hingga 2001. Ia lahir pada 1948 di Jombang, sebagai anak pertama dari 18 bersaudara. Sinta menikah dengan Gus Dur, sebutan Abdurrahman Wahid, secara jarak jauh dengan diwakilkan oleh KH Bisri Syansuri, kakek Gus Dur, pada 11 Juli 1968. Sinta dikenal sebagai pribadi yang memiliki pemikiran kritis sejak remaja. Pada 2001, ia mendirikan Yayasan Puan Amal Hayati untuk membela hak perempuan.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

5. Kristiani Herrawati

Ibu negara yang kerap dipanggil Ibu Ani Yudhoyono merupakan ibu negara kelima yang mendampingi presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Anak ketiga dari tujuh bersaudara ini lahir di Yogyakarta, 6 Juli 1952. Ibu Ani menikah dengan SBY di Jakarta saat usianya 24 tahun.

Ia dikenal aktif di berbagai organisasi dan dipercaya mengemban beberapa jabatan seperti Pelindung Nasional Women Internasional Club (WIC), Pelindung Utama Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta pengurus Partai Demokrat. Pada 1 Juni 2019, ia meninggal di National University Hospital, Singapura pada usia 67 tahun akibat kanker yang dideritanya.

6. Iriana

Ibu negara saat ini adalah Iriana, yang mendampingi presiden Indonesia Joko Widodo. Ia lahir di Surakarta pada 1 Oktober 1963. Iriana menikah dengan Joko Widodo di Solo pada 24 Desember 1986 dan dikaruniai dengan 3 orang anak. Ia turut andil dalam pemerintahan dan pernah menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Surakarta dari 2005 sampai 2012, dan melanjutkan jabatan yang sama untuk DKI Jakarta dari 2012 hingga 2014. Semasa Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo, Iriana juga fokus dalam masalah kemiskinan yang ada di kota tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini