Share

Potensi Bibit Siklon Tropis di Laut Arafura Beberapa Hari ke Depan, Begini Dampaknya

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 21 Desember 2021 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 337 2520523 potensi-bibit-siklon-tropis-di-laut-arafura-beberapa-hari-ke-depan-begini-dampaknya-UTbMz7mxgs.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) terus melakukan pemantauan potensi bibit siklon tropis yang dapat berdampak pada kondisi cuaca dan gelombang signifikan di wilayah Indonesia.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer hari ini Selasa, 21 Desember 2021 pukul 07.00 WIB, Jakarta TCWC mengidentifikasi adanya potensi pembentukan pola sirkulasi siklonal (pusaran angin) yang dapat meningkat menjadi suspect area potensi bibit siklon tropis di sekitar wilayah laut Arafura dalam periode 3 hari ke depan seiring dengan menguatnya pola sirkulasi dan kecepatan angin sistem tersebut.

Suspect area tersebut mempunyai kecenderungan bergerak ke arah barat daya menuju wilayah perairan utara Australia atau selatan Nusa Tenggara Timur. Dalam periode 48-72 jam ke depan berdasarkan model prediksi cuaca, suspect area tersebut diprakirakan akan mengalami peningkatan intensitas yang cukup signifikan dengan kemungkinan pusat sistemnya sudah berada di Area Tanggung Jawab TCWC Australia.

Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Banyaknya Rumah Rusak saat Gempa Jember

Terkait dengan keberadaan sistem suspect area tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan dini khusus untuk periode 3 hari kedepan berupa :

- Potensi hujan sedang hingga lebat di Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

- Potensi angin kencang di Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.

- Potensi tinggi gelombang 1.25 – 2.5 meter (Moderate Sea) di Laut Seram, Perairan Kaimana, Perairan Kep.Aru, Perairan Kep. Sermata hingga Tanimbar, Perairan Amamapare - Agats bagian utara, dan Laut Arafura

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

- Potensi tinggi gelombang 2.5 - 4.0 meter (Rough Sea) di Laut Flores bagian timur, Perairan selatan Baubau - Kep.Wakatobi, Laut Banda, Perairan selatan P.Buru - P. Seram, Perairan Kep.Kai, dan Perairan Fakfak

Untuk memperkuat informasi peringatan dini potensi cuaca ekstrem di level daerah, UPT BMKG wilayah Provinsi secara aktif melakukan diseminasi informasi peringatan dini potensi cuaca ekstrem dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

BMKG melalui Jakarta TCWC terus melakukan pemantauan perkembangan potensi sistem bibit siklon tersebut dan aktivitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini