Share

Ramalan Jayabaya : Dianggap Mitos dan Dipercaya Masyarakat

Agregasi Solopos, · Rabu 22 Desember 2021 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 337 2520417 ramalan-jayabaya-dianggap-mitos-dan-dipercaya-masyarakat-uvWfyELGr2.jpg Jayabaya (Ist)

RAMALAN Jayabaya atau yang dikenal dengan Jangka Joyoboyo kerap menjadi buah bibir masyarakat Jawa. Ramalan yang berusia ratusan tahun itu dianggap tepat dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Ramalan Raja Kediri, Prabu Jayabaya, itu disampaikan dalam bentuk tembang atau kakawin dalam bahasa Jawa Kuno. Setiap kata yang digunakan mengandung makna mendalam.

Berbagai literatur menyebutkan, Prabu Jayabaya memiliki kesaktian dalam meramalkan masa depan. Karena itu, ramalannya yang mengupas nasib Pulau Jawa hingga tahun 2100 dipercaya sebagai mitos oleh masyarakat.

Dihimpun dari berbagai sumber, melansir Solopos, Rabu (22/12/2021), Prabu Jayabaya yang bergelar Sri Maharaja Sang Mapanji Sri Warmeswara Madhusudanawartanindita Parakrama Digyottunggadewa memerintah Kerajaan Kediri pada 1135-1157 Masehi. Berdasarkan kepercayaan Hindu, Jayabaya adalah Maharesi penganjur Ajaran Suci Weda terbesar dalam sejarah Indonesia.

Jika dibandingkan ramalan lain, Jangka Jayabaya tampak melengkapi ramalah Ronggowarsito dalam Serat Kalatijha (1862) yang berisi tentang prediksi zaman edan.

Sejumlah peneliti menganggap akurasi Ramalan Jayabaya disebabkan sifatnya yang luwes dengan kondisi zaman.

Baca Juga : Ramalan Jayabaya dan Ronggowarsito, dari Bencana sampai Pertentangan Anak Bangsa

D Soesetro dan Zeinal Arif dalam buku berjudul Membuka Tabir Ramalan Jayabaya di Era Reformasi menjelaskan, makna ramalan ini tak hanya terletak pada prediksinya, melainkan nilai kesusasteraan yang tinggi. Walaupun banyak ahli yang ragu dengan keaslian ramalan tersebut.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Ahli tafsir tulisan kuno UGM Jogja, Dr Soekanto Kartaattnodjo, ragu dengan keaslian ramalan itu karena tidak menemukan bukti ilmiah yang menunjukkan karya asli Ramalan Jayabaya. Meskipun demikian, sampai saat ini ramalan itu tetap hidup dalam kultur masyarakat Jawa.

Ramalan Jayabaya tak hanya dipercaya masyarakat tradisional, tetapi juga modern. Dalam perspektif lain, ramalan ini diterima sebagai petunjuk kehidupan. Masyarakat Jawa umumnya menganggap ramalan ini sebagai warisan nenek moyang yang berisi petunjuk bagi kehidupan. Itulah sebabnya mereka menyebut ramalan ini sebagai Jangka Jayabaya, yang bermakna ramalan akan menjadi kenyataan jika di-jangkah atau dilaksanakan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini