Share

Kasus Penipuan Investasi Suntik Modal Alkes Rp 1,3 Triliun, Polisi Periksa 29 Korban

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 20 Desember 2021 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 337 2519700 kasus-penipuan-investasi-suntik-modal-alkes-rp-1-3-triliun-polisi-periksa-29-korban-WNUEmw5WBA.jpg Bareskrim periksa 29 korban kasus dugaan penipuan investasi suntik modal. (Ilustrasi/Okezone)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri memeriksa 29 korban dugaan penipuan investasi terkait program suntik modal (sunmod) alat kesehatan (alkes) yang ditaksir merugikan korban hingga Rp1,3 triliun.

"Hari ini sudah 20 lebih dan hari ini ada 9 orang lagi yang dimintai keterangan," kata Kasubdit V Dit Tipideksus Bareskrim Polri, Kombes Ma'mun saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (20/12/2021).

Menurut Ma'mun, pihaknya telah menerima puluhan laporan dari korban dari dugaan kasus tersebut. Dalam hal ini, polisi menerima laporan dengan kapasitas kelompok.

"Berkelompok. Satu kelompok ada yang 30 orang, 50 orang begitulah kira-kira," ujar Ma'mun.

Meski begitu, ia mengungkapkan, pihaknya tetap membuka posko pendaftaran bagi para korban yang merasa dirugikan akibat perkara tersebut.

"Iya kita buka, wajib itu. Silakan ke Bareskrim nanti diarahkan, kita siapkan posko di lantai lima subdit V," ucap Ma'mun.

Baca Juga : Polisi Kembali Tangkap Satu Tersangka Penipuan Investasi Suntik Modal Alkes Rugikan Korban Rp1,3 Triliun

Sebelumnya, polisi menangkap dua tersangka berinisial V dan B. V diringkus pada Jumat, 17 Desember 2021 dan B pada Sabtu, 18 Desember 2021. Namun, peran keduanya belum dibeberkan.

Pelaku dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, Pasal 372 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 KUHP tentang Tindak Pidana Penggelapan, Pasal 46 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Kemudian, Pasal 105 dan/atau Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan dan Pasal 3 dan/atau Pasal 4 dan/atau Pasal 5 dan/atau Pasal 6 Jo Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sebagaimana diketahui, para korban yang merasa dirugikan pada Selasa 14 Januari 2021, menggeruduk Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Mereka melaporkan sejumlah pihak yang dianggap melakukan penipuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini