Share

448 Ribu Ormas di Indonesia, Mahfud: Bukti Negara Demokratis dan Agamais

Indra Purnomo, MNC Portal · Minggu 19 Desember 2021 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 19 337 2519305 448-000-ormas-di-indonesia-mahfud-bukti-negara-demokratis-dan-agamais-7RErl4srJ2.jpg Menko Polhukam Mahfud MD/ ist

JAKARTA โ€“ Jumlah organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia saat ini tercatat sebanyak 448.000 ormas. Dengan angka yang sebegitu besar, maka Indonesia merupakan negara yang demokratis.

"Mungkin tidak banyak yang tidak tahu bahwa di Indonesia ini sekarang ada 448.000 ormas dan yang besar-besar dan banyak yang kecil-kecil,"ย ujar Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Mahfud MD dalam Muktamar IV Wahdah Islamiyah secara virtual, Minggu (19/12/2021).

(Baca juga: Menko Polhukam Mahfud MD Ternyata Nonton Sinetron Ikatan Cinta)

Dijabarkan Mahfud, ormas yang seperti Muhammadiyah, NU, Wahdah Islamiyah dan lain sebagainya.

"Yang besar-besar ada seperti NU, Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah, Nahdlatul Wathan, Persis, Washliyah, tapi juga banyak yang kecil-kecil kita tidak hapal namanya,"kata dia.

"Artinya apa? Indonesia demokratis, silakan mau berorganisasi, mau ndak ya boleh. Yang penting bersatu dalam satu tujuan apa yang disebut kalimatun sawa. Cari kesamaan di antara perbedaan agama, perbedaan ormas karena pasti ada kalimatun sawa itu misalnya coba agama apa aliran apa yang setuju bahwa pemimpin itu harus adil, agama apa setuju apa saja itu kalimatun sawa," lanjutnya.

Adanya ormas Wahdah Islamiyah, kata dia merupakan bukti bahwa mayoritas Indonesia ini adalah negara agamis dan demokratis. Menurutnya, negara agamis adalah negara yang memang menghormati nilai-nilai agama.

"Oleh sebab itu ormas islam itu banyak sekali, termasuk Wahdah Islamiyah yang sudah saya berdiskusi dengan Ustadz Zaitun Rasmin ini ternyata memberi pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan yang ada di 34 provinsi," ujarnya.

"Dari berbagai tingkatan sekolah punya sekian pesantren, Ahamdulillah ini aset bagi bangsa Indonesia. Aset bagi pembangunan bangsa Indonesia yang agamis dan demokratis. Aset bagi negara dan bangsa indonesia yang islami," sambung Mahfud.

Mahfud mengatakan, bahwa ormas islam jangan takut menggunakan term islam. Dia berujar Indonesia mayoritas masyarakatnya beragama islam. Sebab itu, ormas islam jangan takut menggunakan term islam.

"Jangan takut menggunakan term islam-islam. Memang Indonesia kan masyarakat-masyarakatnya islami. Jangan takut menggunakan term islam dibilang udik, dibilang kampungan, dibilang ekstrem ndak. Gunakan saja term-term islam itu," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini