Share

Ustadz Yusuf Mansur Tegaskan Condotel Moya Vidi Bukan Proyek Miliknya

Tim Okezone, Okezone · Minggu 19 Desember 2021 07:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 19 337 2519246 ustadz-yusuf-mansur-tegaskan-condotel-moya-vidi-bukan-proyek-miliknya-OcFw3V0k2E.jpg Ustadz Yusuf Mansur (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Ustadz Yusuf Mansur menegaskan bahwa pembanguanan Condotel Moya Vidi di Yogyakarta bukan proyek miliknya.

Yusuf Mansur sebelumnya dikabarkan digugat wanprestasi dari para investor lantaran proyek tersebut.

"Moya vidi itu bukan proyek saya. Makanya saya menang terus dengan izin Allah di kepolisian dan pengadilan negeri. Justru saya mengganti, karena kasihan saat itu," kata Yusuf Mansur, Minggu (19/12/2021).

Dia membenarkan bahwa dirinya pernah datang saat peluncuran Condotel Moya Vidi sebagai penceramah. Dirinya bahkan pernah mendapat teguran dari OJK sehingga menyampaikan teguran OJK tersebut ke para investor Condotel Moya Vidi.

"Saya beneran nggak ikutan. Bahkan saya ke Solo/Yogja untuk mengingatkan bahwa saya ditegor OJK (2012). Namun karena sudah tanggung launching dan saya sebagai penceramah, ya saya tetap datang. Saya beri arahan seperti yang diberikan OJK yakni pakai koperasi atau nggak boleh lebih dari Rp25 M, atau 300 orang," jelas dia.

"Mana yang mendahului dibuat batch per 299 orang, dan jumlahnya jangan sampe Rp25 M. Ini waktu itu kalau nggak salah mau pakai koperasi," imbuhnya.

Baca juga: Ustadz Yusuf Mansur Jelaskan Polemik Hotel Siti

Kemudian, lanjut dia, usai acara tersebut pembangunan Condotel Moya Vidi tetap jalan dengan dana yang terkumpul Rp1,5 miliar.

"Lah lah lah, ada moratorium bahwa nggak boleh ada pembangunan hotel baru di jogja, dan sebagian Jateng. Akhirnya duit itu karena buat prizinan, ya hanguslah," ujarnya.

Baca juga: Dituding Menipu, Ustadz Yusuf Mansur: Sebaiknya Adu Data di Polisi

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Yusuf mengungkapkan bahwa info pembangunan Condotel Moya Vidi dimoratorium sampai ke telinganya sehingga dirinya memutuskan untuk mengganti uang para investor tersebut lantaran rata-rata mereka merupakan jamaahnya.

"Timbul kasihan saya secara langsung-langsung aja, lalu saya katakan, saya yang ganti. Tapi saya ganti, saya bayar, bukan sebagai penanggung jawab melainkan sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian terhadap jamaah," kata dia.

Ia menegaskan bahwa 95% dari investasi Rp1,5 miliar tersebut sudah dikembalikan. "Tinggal dikit saja, sebab satu dan lain hal," tuturnya.

Baca juga: Ustadz Yusuf Mansur: 50-an Kiai Ikut Mendoakan Ameer Azzikra, Insya Allah Husnulkhatimah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini