Share

Operasi SAR Erupsi Gunung Semeru Ditutup

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 17 Desember 2021 05:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 17 337 2518309 operasi-sar-erupsi-gunung-semeru-ditutup-Vd8xqEHKD4.jpg Operasi SAR erupsi Gunung Semeru ditutup. (Foto: Basarnas)

JAKARTA - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menutup pelaksanaan operasi SAR erupsi Gunung Semeru, Kamis 16 Desember 2021 sore setelah melalui dua kali perpanjangan.

"Setelah melaksanakan evaluasi bersama seluruh Potensi SAR yang terlibat dalam operasi SAR, serta pihak keluarga korban yang belum ditemukan, akhirnya kami sepakat untuk memghentikan atau menutup operasi SAR yang sudah berlangsung selama 13 hari ini," ujar Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Hari Adi Purnomo.

Menurut Hari, pihaknya mempertimbangkan aspek efektifitas karena kemungkinan korban masih hidup sangat kecil. Meski begitu, pihaknya akan membuka operasi SAR lagi jika ada informasi valid soal korban atau tanda-tanda ditemukan korban. 

“Atau jika erupsi terjadi lagi dan kembali menelan korban jiwa, maka operasi otomatis kami gelar lagi," terangnya.

Sesuai SOP, operasi SAR yang standarnya berlangsung selama 7 hari telah diperpanjang 2 kali 3 hari. Total, operasi SAR telah berlangsung selama 13 hari. 

Baca juga: Semeru Kembali Erupsi Membuat Warga Lumajang Panik, Begini Kondisinya

Update operasi SAR hari terakhir, tim SAR berhasil menemukan 2 human body remains, masing-masing pada pukul 08.15 dan 08.30 WIB di sektor pencarian Kampung Curah Kobokan. Kedua bagian tubuh manusia tersebut telah dievakuasi ke RSUD Haryoto untuk keperluan identifikasi. 

Tidak hanya itu, operasi SAR hari terakhir juga sempat dihentikan pada pukul 10.00 WIB karena terjadi erupsi yang membahayakan para rescuer dari 126 Potensi SAR dengan jumlah 350 personil lebih itu.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(qlh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini