Share

Varian Omicron Masuk Indonesia, Ini 5 Fakta-Fakta dari Menkes

Tim Okezone, Okezone · Kamis 16 Desember 2021 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 16 337 2518085 kasus-varian-omicron-masuk-indonesia-ini-5-fakta-fakta-dari-menkes-LifLxBPfGB.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

JAKARTA - Kasus Covid-19 varian omicron masuk Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengkonfirmasi, pasien pertama yang terinfeksi omicron adalah pegawai kebersihan di Wisma Atlet.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin, hari ini, Kamis (16/12/2021).

Berikut ini 5 fakta terkait pasien corona varian omicron pertama di Indonesia:

1. Pasien Pekerja Pembersih Wisma Atlet Berinisial N

Pasien Omicron pertama di Indonesia adalah seorang pegawai pembersih Rumah Sakit Wisma Atlet berinisial N.

"Tadi malam telah mendeteksi ada seorang pasien N inisialnya, terkonfirmasi Omicron pada tanggal 15 Desember. Pasien N ini adalah pekerja pembersih di Rumah Sakit Wisma Atlet," kata Budi, Kamis (16/12/2021).

2. Sampel Diambil dari 3 Pegawai Wisma Atlet

Virus corona varian omicron didapati setelah Kemenkes melakukan pemeriksaan pada 3 pegawai pembersih Rumah Sakit Wisma Atlet dinyatakan positif Corona.

Yakni pada 8 Desember 2021, sampel ketiga pegawai Rumah Sakit Wisma Atlet diambil secara rutin oleh tim dari Wisma Atlet. Lalu pada 10 Desember, Kemenkes menerima sampel tersebut dan melakukan whole genome sequencing (WGS).

Kemudian pada 15 Desember hasil WGS menunjukkan Pasien N dinyatakan positif Corona varian Omicron.

"Ada 3 pekerja pembersih di Wisma Atlet yang terkonfirmasi positif PCR-nya 3 data tersebut dikirim ke Balitbangkes untuk kita lakukan uji genome sequencing dan 1 dari 3 positif Omicron, yang duanya tidak. Tanggal 15 keluar hasilnya dari 3 orang ini 1 adalah Omicron. Yang dua bukan omicron dan satu ini sudah double check dan memang terkonfirmasi Omicron," lanjutnya.

Baca Juga : Covid-19 Varian Omicron Masuk Indonesia, Begini Kronologinya

3. Pasien Tidak Ada Gejala

Pegawai berinisial N yang merupakan pasien omicron diketahui tidak memiliki gejala apapun. Dia dan kedua orang lainnya kini sudah menjalani tes PCR kedua dan hasilnya negatif.

"Mereka sehat, tidak ada demam, tidak ada batuk-batuk. Kemudian mereka bertiga sudah di tes PCR kembali, hasil tes 3 hari berikutnya, dan tes PCR nya sudah negatif," ujar Menkes.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

4. Pasien Sudah Negatif Omicron

Saat ini, pasien omicron tersebut sudah dinyatakan negatif Corona setelah dilakukan tes PCR swab. Hal serupa juga pada 2 pasien Covid-19 lainnya.

"Ketiganya dikarantina di Wisma Atlet dan tanpa gejala. Mereka sudah di-PCR kedua dan semua negatif," ujar Budi.

5. Ada 5 Kasus Probable Omicron

Kendati pasien Omicron tersebut sudah dinyatakan negatif Corona, Kemenkes mendeteksi adanya 5 kasus probable Omicron.

Kelima kasus tersebut di antaranya 2 kasus WNI yang pulang dari Amerika Serikat dan Inggris, sudah diisolasi di Wisma Atlet. Lalu 3 lainnya adalah kasus WNA Tiongkok yang datang ke Manado dan sudah diisolasi mandiri di Manado.

Sampel PCR dari 5 kasus probable Omicron ini masih diproses di Badan Litbang Kesehatan (Balitbankes). "Diharapkan dalam 3 hari ke depan kita sudah bisa mengkonfirmasikan apakah benar ini Omicron atau tidak," kata Menkes.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini