Share

Pimpin Rakor Terbatas, Wapres Maruf Bahas Pendekatan-Pendekatan Baru Keamanan Papua

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 15 Desember 2021 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 337 2517489 pimpin-rakor-terbatas-wapres-maruf-bahas-pendekatan-pendekatan-baru-keamanan-papua-fWWw1yJibd.png Wapres Ma'ruf Amin pimpin rakok bahas keamanan Papua (foto: Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres), Maruf Amin memimpin rapat koordinasi (rakor) terbatas terkait Papua. Salah satu yang dibahas adalah berkaitan dengan pendekatan-pendekatan baru keamanan Papua.

“Dalam rapat koordinasi pada hari ini, saya minta kepada Menkopolhukam untuk menyampaikan penjelasan terkait strategi pembangunan keamanan dan pendekatan di Papua,” katanya, Rabu (15/12/2021).

Baca juga:  Bertemu Jenderal Dudung, Mahfud Pastikan soal Papua Gunakan Pendekatan Kesejahteraan

Dia mengaku beberapa waktu lalu menerima masukan dari Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) terkait pendekatan-pendekatan baru keamanan di Papua. Dimana pendekatan keamanan yang diambil akan lebih humanis.

"Inti pendekatan baru tersebut antara lain aparat keamanan TNI tidak berperang menuntas KKB (kelompok kriminal bersenjata). Tapi merangkul KKB sebagai bagian dari bangsa ini. Penguatan operasi teritorial dengan melibatkan kodim, koramil babinsa sebagai ujung tombak di lapangan untuk melakukan pendekatan kesejahteraan kepada orang asli papua (OAP),” paparnya.

Baca juga:  Kodam XVII/Cenderawasih Selenggarakan Pembekalan Personel Satuan BKO Koramil Persiapan TA. 2021

Selain itu dia juga ingin agar percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua harus terus dioptimalkan. Pasalnya situasi keamanan yang kurang kondusif dan sudah berlangsung lama.

“Oleh karena itu saya berharap pendekatan baru yang lebih humanis ini benar-benar dapat diwujudkan. Dan kita ingin Papua yang aman, kondusif. Sehingga program kerja percepatan pembangunan kesejahteraan itu bisa segera diselesaikan. Saya minta supaya tidak ada penundaan lagi upaya percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini