Share

Kisah Hoegeng Jabat Kepala Imigrasi, Berawal dari Pertemuannya dengan Jenderal Nasution

Fay Cilla, Okezone · Rabu 15 Desember 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 14 337 2517056 kisah-hoegeng-jabat-kepala-imigrasi-berawal-dari-pertemuannya-dengan-jenderal-nasution-GyoEkWeIQa.jpg Jenderal Hoegeng (Ist)

HOEGENG, pria yang lahir pada tanggal 14 Oktober 1921, merupakan sosok teladan bagi Polisi Tanah Air. Sifat Hoegeng yang sederhana dan disiplin merupakan ciri khas dari dirinya yang masih dikenang hingga saat ini.

Selain pernah menjadi Kapolri ke-5, Hoegeng juga sempat menjabat Kepala Imigrasi Indonesia. Ada kisah di balik mengapa ia sempat menjadi Kepala Imigrasi.

Saat itu Hoegeng pulang dari Medan ke Jakarta. Hoegeng tidak memiliki tugas sama sekali. Sebelumnya di Medan, ia menjabat sebagai Kepala Direktoran Reserse dan Kriminal Kantor Kepolisian Sumatra Utara.

Ternyata alasan ia ditarik kembali ke Jakarta adalah karena pada saat itu terjadi perpecahan di badan Polri. Hoegeng pun percaya bahwa jabatan tak perlu dicari dan datang dengan sendirinya. Tak lama dengan keyakinan Hoegeng, ia ditawari jabatan baru di luar dari bidangnya sebagai polisi.

Saat itu Hoegeng sedang berjalan-jalan sore lalu ia tak sengaja bertemu Menteri Koordinator Keamanan Nasional/ Panglima Angkatan Bersenjata, Jendral AH Nasution. Dikutip dalam buku Hoegeng Polisi dan Mentri, Jendral AH Nasution bertanya kepada Hoegeng “Apa pekerjaanmu sekarang, Geng?”.

“Ya Policeman (polisi) pak, tetapi sedang lontang-lantung, belum ada job,” jawab Hoegeng.

Baca Juga : Cerita Hoegeng Luntang-Lantung di Jakarta, Berserah Pada Rencana Tuhan

Mendengar pernyataan Hoegeng, Jenderal Nasution terkejut. Lalu setelah itu tampaknya Jendral Nasution melapor kepada Presiden Soekarno agar Hoegeng diusulkan menjadi Kepala Jawatan Imigrasi Indonesia. Hoegeng kemudian dipanggilnya ke kantor Nasution di Jalan Merdeka Barat.

Saat diberitahu apakah Hoegeng bersedia menjadi Kepala Jawatan Imigrasi Indonesia, Hoegeng mengangguk. “Hoegeng siap ditempatkan di mana saja,” ucapnya.

Lalu Hoegeng secara resmi diangkat sebagai Kepala Jawatan Imigrasi Indonesia pada tanggal 19 Januari 1961. Dalam rapat pertama yang dihadiri oleh Jendral Nasution, ia berharap Hoegeng membawa perubahan dalam organisasi dan manajemen. Tugas utama pelayanan kepada masyarakat diutamakan.

Dalam periode kepemimpinan Hoegeng dalam Jawatan Imigrasi Indonesia, Jawatan Imigrasi tak banyak lagi diintervensi oleh pihak-pihak lain, bahkan campur tangan dari lembaga lain dapat diminimalisasikan oleh Hoegeng.

Sumber: Buku Hoegeng Polisi dan Mentri Teladan karya Suhartono

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini