Share

Beredar Foto Bersama dengan Korban Pemerkosaan Herry Wirawan, Ini Penjelasan Wagub Jabar

Dimas Choirul, MNC Media · Senin 13 Desember 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 13 337 2516324 beredar-foto-kedekatan-wagub-jabar-dengan-korban-pemerkosaan-herry-wirawan-mPxgwQJ5IN.jpg Wagub Jabar dengan korban pemerkosaan Herry/ ist

JAKARTA - Beredar foto kunjungan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di sekolah milik Herry Wirawan, pelaku kasus pemerkosaan 21 santriwati di Kota Bandung, Jawa Barat. Terkait ini, Uu membantah telah berkunjung ke sekolah tersebut.

(Baca juga: Guru Cabul Herry Wirawan Bangun Panti Asuhan Tampung Anak Korban Pemerkosaan Dirinya)

Dia memastikan, bahwa foto yang beredar tersebut adalah dirinya. Namun demikian, terkait lokasi keberadaannya, foto tersebut dijepret saat momen komunitas pesantren relawan di salah satu Hotel di Kota Bandung pada 23 Juli 2019.

"Saya juga baru tahu, ada fotonya (foto dirinya dengan korban) ya, itu saya telusuri foto di salah satu hotel ada kegiatan memang saya tidak bisa menghindar karena ada saya disitu, tetapi saya tidak tahu orang itu sebagai korban," kata Uu kepada wartawan di salah satu hotel di bilangan Jakarta Selatan, Senin (13/12/2021).

(Baca juga: Herry Wirawan Perkosa Puluhan Santriwati, LaNyalla: Jeli Melihat Ciri Pesantren!)

Uu menambahkan, dirinya tidak mengenali pelaku ataupun korban. Sebagai tokoh masyarakat, ia selalu terbuka bila ada seseorang yang ingin berswafoto bersama.

"Tapi kalau mereka mengetahui tentang saya dan menyampaikan foto sekarang beredar, ya saya akui saya tidak kenal dan tidak kenal dan tidak pernah berbicara dengan yang lainnya. Termasuk dengan kiainya (pelaku) tersebut," terangnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengklarifikasi terkait cabang pesantren yang dimiliki pelaku. Uu memastikan bahwa pesantren milik pelaku yang diketahui bernama Yayasan Manarul Huda bukanlah cabang pondok pesantren miliknya.

"Yang saya miliki Miftahul Huda, karena pesantren miftahul huda memiliki cabang yang hampir 13 ribu selalu ada nama huda atau miftahnya tapi saya mengklarifikasi sesuai dengan arahan pak Gubernur (Jawa Barat) nama Huda disitu bukan sebagai alumni ataupun cabang pesantren kami," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini