Share

Kisah Gus Dur Prakarsai Lahirnya Ki Ageng Ganjur, Grup Band yang Sukses Keliling Eropa

Tim Okezone, Okezone · Selasa 14 Desember 2021 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 13 337 2516311 kisah-gus-dur-prakarsai-lahirnya-ki-ageng-ganjur-grup-band-yang-sukses-keliling-eropa-sVr6lkr8ZM.jpg Gus Dur (Foto: Ist)

JAKARTA - Presiden Abdurrahman Wahid atau kerap disapa Gus Dur pernah memprakarsai lahirnya sebuah grup band Ki Ageng Ganjur. Band tersebut berhasil keliling Eropa. 

Ceritanya bermula pada Desember 1991. Saat itu, Zastrouw menemani Gus Dur ziarah ke sebuah makam di Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah. Zatrouw yang penasaran bertanya kepada Gus Dur.

"Niki makam sinten, gus? (ini makam siapa Gus?, red).

Baca Juga: Humor Gus Dur Kritik Menteri Pak Harto: Jawaban Mengejutkan Saat Disodorkan Wanita Cantik

Gus Dur pun mengungkapkan bahwa makam yang diziarahi merupakan makam wali hebat, yakni Syech Abdurrahman. Dia juga merupakan wali seninam, penemu gong genjur (gamelan dengan nada midle bass,red).

"Makanya dia juga dikenal dengan nama Mbah Ganjur," kata Gus Dur.

Dilanjutkan Gus Dur, selain memimpin pasukan Denak Bintor, dia juga seorang pendakwah yang hebat. Di mana, dia berdakwah dengan pendekatan seni sehingga menarik masyarakat.

Baca Juga: Gus Dur dan Negara Islam yang Belum Dirumuskan

Cerita tentang Mbah Ganjur mengiringi perjalanan keduanya, hingga akhir tercetus ide dari Gus Dur agar Zastrouw mendirikan grup musik. Hal itu untuk meneruskan jalan dakwah Mbah Ganjur.  "Beri nama grup itu Ki Ageng Ganjur, iItba' (mengikuti) perjuangan mbah Ganjur," kata Gus Dur.

Ide Gus Dur ternyata disambut baik. "Wah menarik, nih Gus" jawab Zastrouw.

"Nanti dengan musik itu, kamu bisa keliling ke mana-mana. Bahkan bisa dakwah keliling dunia" timpal Gus Dur.

Zastrouw di tengah rasa ngantuknya tak percaya, kalau grup musik bisa membawanya keliling dunia. Namun, Gus Dur tak menjawab, namun hanya bilang, "Mbah Ganjur itu karomahnya tinggi, karena dia orang ikhlas,"

Lantaran Gus Dur dianggap tak serius, Zastrouw tak menjalankan ide Gus Dur. Hingga akhirnya beberapa tahun kemudian, yakni 1995 Gus Dur menanyakan soal grup musik Ki Ageng Ganjur.

Dari situ, baru Zastrouw mengumpulkan sejumlah musisi dari IAIN dan ISI Yogya untuk bergabung mendirikan grup musik. Barulah grup musik Ki Ageng Ganjur berdiri pada 1996.

Tak disangka, apa yang disampaikan Gus Dur menjadi kenyataan. Grup musik Ki Ageng Ganjur akhirnya diundang pentas di luar negeri seperti di Qatar dan Uni Emirat Arab.

Tak main-main, Ki Ageng Ganjur berkolaborasi dengan musisi internasional dari Amerika Serikat, Tonny Balckman dan Marry Mc. Bridge. Ketenaran Ki Ageng Ganjur semakin menjadi saat Gus Dur sudah tiada.

Band tersebut pada 2018 pentas keliling Eropa, mulai Belanda, Jerman dan Belgia. Tahun 2019 ke Hongkong, Belanda dan Al Jazair.

Selain di luar negeri, juga berkolaborasi dengan artis nasional seperti Iwan Fals, Slank, Fadly Padi, Mell Shandy, Trie Utami. Ki Ageng Ganjur juga menjadi musik pembuka dalam beberapa konser Kantata Takwa.

Menurut Zastrouw, dirinya tak melupakan Mbah Ganjur dan Gus Dur. Bahkan, setiap naik panggung untuk pentas, seluruh pemain band membacakan doa Fatehah untuk keduanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini