Share

Survei Indopol: Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat

Felldy Utama, iNews · Minggu 12 Desember 2021 22:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 12 337 2515956 survei-indopol-elektabilitas-prabowo-dan-ganjar-bersaing-ketat-qixCG68SFj.jpg Prabowo Subianto. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo bersaing ketat pada Pilpres 2024. Hasil tersebut berdasar survei yang dilakukan Indopol yang merilis temuannya terkait dengan dinamika politik elektoral menjelang Pemilu 2024.

Direktur Eksekutif Indopol, Ratno Sulistiyanto mengukur dengan melakukan sejumlah simulasi, salah satunya dengan simulasi pertanyaan semi terbuka terhadap 23 nama yang berpotensi maju di Pilpres 2024. Dari simulasi ini, nama Prabowo Subianto menduduki peringkat teratas dengan elektabilitas sebesar 17,24%.

"Sementara yang menarik adalah di posisi kedua yakni Ganjar Pranowo meskipun popularitas masih sebesar 74,07%, dengan tingkat kedisukaan yang efektif sebesar 62,03% dan keterpilihan hampir sama dengan Prabowo yakni sebesar 17,15%," kata Ratno dalam keterangannya, Minggu (12/12/2021).

Dia melanjutkan, di posisi ketiga terdapat nama Anies Rasyid Baswedan dengan elektabilitas sebesar 13,58%. Sementara, bersaing di posisi keempat dan kelima yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 5,37% dan Sandiaga Salahuddin Uno sebesar 5,28%.

"Sementara nama-nama lain mendapatkan apresiasi dibawah 5%," ujarnya.

Baca Juga: Arief Poyuono Ramal Airlanggga dan Ganjar Melenggang Mulus di Pilpres 2024

Untuk diketahui, pengambilan sampel ini dengan cara multistage random sampling, dimana jumlah responden tiap Provinsi di wilayah Indonesia diambil secara proporsional berdasarkan proyeksi Jumlah Penduduk Indonesia Tahun 2020 (BPS RI 2020).

Penentuan responden dilakukan secara random sistematis. Kriteria responden adalah mereka yang berumur 17 tahun atau sudah menikah. Responden berjumlah 1.230 orang dengan margin of error ±2,8% dan tingkat kepercayaan 95% (Slovin). Responden merefleksikan laki-laki/perempuan dan berbagai jenis profesi.

Wawancara dilakukan secara tatap muka (face to face interview) dengan protokol kesehatan Covid-19 pada kurun waktu tanggal 19 – 27 November 2021.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini