Share

Heboh Kasus Pelecehan Mahasiswi UNJ, Dosen DA Terancam Pidana

Riezky Maulana, iNews · Minggu 12 Desember 2021 09:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 12 337 2515724 heboh-kasus-pelecehan-mahasiswi-unj-dosen-da-terancam-pidana-d8XBqQSSz9.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Oknum dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berinisial DA yang diduga melakukan pelecehan seksual ke beberapa mahasiswanya terancam sanksi dari pihak kampus.

Selain itu, jika terbukti melakukan tindakan tersebut, UNJ tak segan melaporkannya ke aparat kepolisian.

"Jika memang terbukti bersalah, maka oknum DA akan diberikan sanksi oleh UNJ sesuai ketentuan yang berlaku dan jika memang ada pihak yang dirugikan serta melanggar hukum pidana, maka kasus ini akan diserahkan ke pihak kepolisian," ujar Kepala Media Humas UNJ Syaifudin dikutip Minggu (12/12/2021).

Baca juga: USU Targetkan Masuk 500 Universitas Terbaik di Dunia


Baca juga: ITS Raih Peringkat Pertama Gelaran Simkatmawa Kemendikbudristek

Adapun perbuatan DA yang diduga mencederai norma akademik itu yakni dengan mengirim pesan rayuan atau sexting. Menurut Syaifudin, untuk menentukan hukuman apa yang akan diterima DA, akan menggali keterangan dari berbagai pihak.

"Jadi untuk kasus DA ini, pihak UNJ mendalami dulu kasusnya dengan memanggil Dekan, Ketua Program Studi yang bersangkutan dan oknum DA untuk dimintai keterangan terkait kasus yang terjadi," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berinisial DA diduga melakukan pelecehan seksual kepada beberapa mahasiswi dengan mengirim pesan rayuan atau sexting.

Kepala Media Humas UNJ Syaifudin membenarkan dugaan tersebut. Menurutnya, pihak UNJ sudah menerima laporan dari beberapa mahasiswi yang menjadi korban DA.

"Betul oknum yang bersangkutan berinisial DA. Adapun jenis pelecehan seksual yang dilakukan oknum, yaitu jenis perilaku menggoda dalam pesan teks atau sexting," kata Syaifudin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (8/12/2021).

Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan internal pihak kampus UNJ. Upaya itu dilakukan sembari menunggu laporan dari para korban DA lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini