5 Fakta Polwan Dipukul Oknum TNI AD, Korban Anak Perwira TNI hingga Sikap Tegas Panglima

Mohammad Adrianto S, Okezone · Kamis 09 Desember 2021 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 337 2514629 5-fakta-polwan-dipukul-oknum-tni-ad-korban-anak-perwira-tni-hingga-sikap-tegas-panglima-23VCisZ0Y9.jpg Bripda Tazkia. (Foto: Istimewa)

PALANGKARAYA - Anggota Ditsamapta Polda Kalteng bernama Bripda Tazkia Nabila Supriadi, mengalami kasus pemukulan oleh anggota TNI yang diketahui dari Batalyon Rider 631 Antang Kodam XII/Tanungpura Kalimantan Tengah pada Minggu (5/12/2021).

Terdapat sejumlah fakta mengenai kasus kekerasan ini yang sudah dirangkum sebagai berikut:

1. Viral di Medsos

Pemukulan terhadap Polwan yang merupakan anggota Raimas Polda Kalimantan Tengah itu terjadi di salah satu Kafe di Jalan Cilik Riwut KM 03, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Pemukulan ini terjadi pada Sabtu (4/12/2021) malam, dan menjadi viral di medsos sehari setelah peristiwa terjadi.

2. Diperintah Panglima TNI Untuk Langsung Diselidiki

Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa menjelaskan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan penyidik TNI dan TNI AD untuk menindak prajurit yang terlibat.

"Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah memerintahkan kepada seluruh penyidik dan aparat hukum TNI maupun TNI AD untuk melakukan proses hukum kepada oknum-oknum anggota TNI AD yang diduga terlibat dalam tindak pidana," tuturnya melalui keterangan tertulis, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Panglima Perintahkan Oknum TNI Pukul Polwan Diproses Hukum

3. Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi

Prantara menjelaskan, saat ini pihak TNI-Polri juga telah melakukan koordinasi. Sebab, diduga ada pula oknum kepolisian yang terlibat.

"Penyidik TNI juga berkoordinasi dengan Polri untuk melakukan proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang diduga terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut," katanya.

4. Anak Perwira TNI

Bripda Tazkia merupakan anak seorang perwira TNI. Ayahnya bernama Kapten CPM Mochammad Adzan Supriadi yang sempat bertugas di DENPOM XII/2 Palangkaraya. Namun, ayah Tazkia sudah meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di rumah dinasnya pada 2018 silam.

5. Sudah Berbaikan

Kepala Penerangan Korem 102/Panju Panjung, Mayor Infantri Mahsun Abadi mengatakan kedua belah pihak sudah saling memaafkan satu sama lainnya.

Hanya, sesuai arahan pimpinan, siapa pun yang terlibat dalam kesalahpahaman itu, akan ditindak sesuai undang-undang dan aturan hukum yang berlaku.

Ia menegaskan Komandan Korem 102/Panju Panjung, Brigadir Jenderal TNI Yudianto Putrajaya, akan memberikan sanksi kepada yang terlibat karena peristiwa itu merupakan salah satu dari tujuh pelanggaran berat yang sudah dicanangkan TNI AD yang tidak boleh dilanggar setiap anggotanya.

"Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga, sinergitas TNI-Polri harus tetap dirawat dan diperkuat, itu merupakan hal yang mutlak," kata Abadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini