Share

Jokowi: Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Terus-terusan Identik dengan Penangkapan

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 09 Desember 2021 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 337 2514319 jokowi-pemberantasan-korupsi-tak-boleh-terus-terusan-identik-dengan-penangkapan-XMJdegMipV.jpg Presiden Joko Widodo di acara Hakordia 2021 (foto: dok biro pers)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menekankan pentingnya pencegahan korupsi. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak boleh terus-terusan identik dengan penangkapan saja.

“Pemberantasan korupsi tidak boleh terus-terusan identik dengan penangkapan. Pemberantasan korupsi harus mengobati akar masalah. Pencegahan merupakan langkah yang lebih fundamental. Dan kalau korupsi berhasil kita cegah maka kepentingan rakyat terselamatkan,” katanya dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2021, Kamis (9/12/2021).

Baca juga:  Kasus Korupsi 'Kakap' Banyak Diungkap, Jokowi Ingatkan Aparat Tak Berpuas Diri

Dia mengatakan, bahwa dukungan masyarakat dalam pemberantasan korupsi harus dimanfaatkan. Menurutnya penanaman budaya antikorupsi sejak dini merupakan bagian penting dari pemberantasan korupsi.

“Membangun kesadaran diri adalah kunci mental antikorupsi,” tuturnya.

Baca juga:  Di Depan Jokowi, Firli Sebut KPK Terima 1.838 Laporan Gratifikasi Senilai Rp7,48 Miliar

Di sisi lain, Jokowi juga mengingatkan agar penindakan kasus korupsi tidak hanya menyasar kasus-kasus yang membuat heboh di permukaan.

“Penindakan jangan menyasar peristiwa hukum yang membuat heboh di permukaan. Namun dibutuhkan upaya-upaya yang lebih fundamental, upaya-upaya yang lebih mendasar dan lebih komprehensif yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Dia menekankan, bahwa upaya penindakan sangat penting untuk dilakukan secara tegas dan tidak pandang bulu.

“Bukan hanya memberikan efek jera kepada pelaku dan memberikan efek menakutkan atau detterence effect pada yang berbuat. Tetapi penindakan juga sangat penting untuk menyelamatkan uang negara dan mengembalikan kerugian negara,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini