Share

Balas Budi saat Gempa, Warga Minang Kirim Berton-ton Rendang ke Korban Semeru

Antara, · Kamis 09 Desember 2021 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 337 2514315 balas-budi-saat-gempa-warga-minang-kirim-berton-ton-rendang-ke-korban-semeru-zjj37bvoGZ.jpg Warga kirim rendang untuk korban semeru/antara

PADANG - Sebagai bentuk solidaritas atas musibah letusan gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, masyarakat Sumatera Barat, mulai menggalang donasi rendang untuk korban bencana alam tersebut. Donasi rendang diinisiasi oleh mantan Wali Kota Padang, Fauzi Bahar, bekerja sama dengan lembaga sosial ACT, serta berbagai organisasi masyarakat, dengan target 5 ton rendang.

(Baca juga: Mengenang Soe Hok Gie dan Idhan Lubis yang Meninggal Dalam Dekapan Semeru)

Donasi rendang merupakan bentuk balas budi dari warga Sumatera Barat kepada Kabupaten Lumajang yang pernah dibantu saat gempa hebat di Padang 2009 silam.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat memasak satu ton rendang untuk membantu meringankan beban korban bencana guguran awan panas Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

(Baca juga: Masjid Ini Berdiri Kokoh Usai Diterjang Lahar Panas Semeru)

Kegiatan memasak satu ton rendang bertajuk "Dharmasraya Marandang Peduli Lumajang" itu dipusatkan di kawasan Sentra Industri Logam (IKM) Gunung Medan dengan melibatkan seluruh OPD, camat, dan pihak terkait lainnya.

"Bantuan dari pemerintah dan masyarakat Dharmasraya ini untuk saudara kita yang terkena musibah di Lumajang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Humas Sekretariat Dharmasraya, Iwan Zamrud, di Pulau Punjung.

Ia mengatakan rendang tersebut diperkirakan akan dikirim pada Kamis (9/12) setelah proses memasak dan pengemasan selesai. Ia berharap kegiatan tersebut berjalan lancar.

Menurut dia Pemkab Dharmasraya mendapatkan informasi bencana yang melanda warga di Lumajang melalui pemberitaan nasional dan berkeinginan untuk membantu sesama.

Ia menyebutkan bantuan yang diberikan itu mungkin tidak seberapa dibandingkan penderitaan masyarakat yang terdampak. Namun, semua adalah niat ikhlas sebagai bentuk solidaritas sesama warga Indonesia.

Pemerintah setempat juga mengajak semua pihak di Kabupaten Dharmasraya bersama-sama membantu meringankan beban warga yang terdampak guguran awan panas Gunung Semeru.

"Tentu dengan pemerintah telah bergerak hari ini diharapkan masyarakat juga ikut serta, baik itu secara individu, kelompok masyarakat, organisasi masyarakat dan kepemudaan," tambah dia.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini