Share

Korlantas Tingkatkan Layanan Digital dalam Samsat, Irwasum Polri : Dapat Minimalkan Penyimpangan

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 09 Desember 2021 01:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 337 2514138 korlantas-tingkatkan-layanan-digital-dalam-samsat-irwasum-polri-dapat-minimalkan-penyimpangan-4dlJi1lA60.jpeg Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto. (Ist)

JAKARTA - Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Agung Budi Maryoto menghadiri rapat koordinasi pembina samsat tingkat nasional korps lalu lintas (Korlantas) Polri.

Dalam acara tersebut, ia menyampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi langkah Korlantas meningkat pelayanan berbasis digital.

"Saya mewakili Kapolri untuk mengikuti rapat pembina nasional yang dihadiri seluruh hadirin seluruh jajaran Direktorat lalu lintas, kemudian ada Bapenda dan Kepala Jasa Raharja seluruh provinsi Indonesia," ujar Budi di Kepulauan Riau, dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021).

Ia menerangkan, acara tersebut membahas pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) berbasis digital. Salah satunya pelayanan pajak kendaraan bermotor berbasis online.

"Termasuk dengan Korlantas Polri tentang bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan dengan memanfaatkan IT atau digital. Yang sekarang rekan-rekan mungkin sudah paham yaitu Sim nasional atau Signal (Samsat Digital Nasional)," ujar Agung.

Dengan adanya kebijakan itu, Agung mengklaim tak akan ada penyimpangan perilaku koruptif dari oknum soal pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Hal ini lantaran sistem pembayarannya yang sudah transparan.

Baca Juga : Korlantas Polri: Oknum Polantas Tilang Tukar Sekarung Bawang Ditindak Tegas

"Kenapa ini penting? Yang pertama tentu secara internal Polri dapat meminimalkan terjadinya penyimpangan, karena secara pelayanan, masyarakat yang tadinya langsung membayar kepada petugas, tapi bisa melalui perbankan ataupun melalui digital," tuturnya.

Menurutnya, inovasi anyar dari korps lalu lintas (korlantas) ini hampir 95% sudah bisa dinikmati di wilayah provinsi Indonesia.

"Kemudian yang baru-baru ini telah diluncurkan yaitu samsat digital nasional yang sampai dengan saat ini sudah 29 provinsi terintegrasi dan 4 provinsi dalam waktu dekat akan terintegrasi juga," katanya.

Selain itu, Budi mengatakan, diadakannya rapat akbar tersebut merupakan langkah dari kepolisian khususnya jajaran lalu lintas untuk turut berkontribusi memulihkan kondisi perekonomian Indonesia di masa pandemi.

"Ini juga merupakan penjabaran bagaimana kita membantu pemerintah daerah untuk mengembalikan dan memulihkan ekonomi nasional. Sehingga adanya aktivitas acara hari ini bisa membantu menaikan ekonomi nasional, yang perlu dapat kami sampaikan bahwa bapak Kapolri memberikan apresiasi kepada samsat pembina," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini