Diusulkan Maju Caketum PBNU, Said Aqil: Saya Terima Perintah Kiai Sepuh!

Indra Purnomo, MNC Portal · Rabu 08 Desember 2021 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 337 2513947 deklarasikan-maju-caketum-pbnu-said-aqil-saya-terima-perintah-kiai-sepuh-wH51EI8PWg.jpg Said Aqil Siradj deklarasikan diri maju sebagai Caketum PBNU di Muktamar Lampung (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Said Aqil Siradj tampaknya akan kembali maju sebagai calon ketua umum (Caketum) PBNU pada Muktamar ke-34 NU di Lampung, pada akhir Desember 2021 mendatang.

Dia menyatakan bahwa hal ini sebagai jawaban dari perintah para kiai sepuh NU yang menginginkan dirinya kembali memimpin PBNU.

"Setelah saya anggap cukup ziarah ke para aulia itu, saya mendapatkan ketenangan hati, ketetapan hati. Saya terima permintaan atau perintah dari para kiai sesepuh," ujar Said Aqil dalam konferensi pers di Jalan Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021).

Said Aqil menjelaskan, para kiai sepuh yang meminta dirinya kembali menjadi Ketum PBNU di antaranya Maulana Habib Luthfi (Perkalongan, Tuan Guru Turmudzi (Lombok), Kiai Haji Muhtadi (Banten), Hadrutosyah Kiai Timrois Kalimutu (Kendal), KH Agoes Ali Masyhuri (Sidoarjo), dan Kiai Bustomi (Tasikmalaya).

Baca juga: Rais Aam PBNU Tegaskan Penetapan Pelaksanaan Muktamar ke-34 NU Tanpa Ada Intrik

Setelah mendengar permintaan tersebut, Said Aqil mengaku merenung panjang sebelum mengambil keputusan untuk menerima permintaan para kiai yang dihormatinya itu.

Ia pun kemudian melakukan ziarah ke makam-makam para aulia mulai dari makam Habib Husein Luar Batang, makam Gus Dur, hingga makam para Wali Songo.

Baca juga: Saat Panglima TNI Sopiri Kiai Said di Acara Akabri 89

"Saya berpikir panjang bertafakur merenungkan kembali apakah permintaan itu saya ikuti atau tidak, dengan melakukan istikharah dan ziarah ke makam-makam para aulia, antara lain saya ziarah ke Luar Batang dan ziarah ke Sunan Gunung Jati, ziarah ke Sunan Ampel Surabaya, ke Madura Bangkalan, ke Gusdur, saya setelah anggap cukup ziarah ke para aulia itu saya mendapatkan ketenangan hati, ketetapan hati," ujar Said Aqil.

"Untuk meneruskan kembali program NU dalam 5 tahun ke depan antara lain menuntaskan program dan terobosan yang telah kita rintis, pembangunan Univeristas NU dan ITS NU yang sampai saat ini sudah ketika periode Menteri Pak Nuh 24, periode Menteri Pak Nasir sampai ke-38. Periode Pak Nadiem ini ditambah 5 jadi 43," katanya.

Kemudian, lanjut Said Aqil, program pengiriman mahasiswa S1, S2, hingga S3 ke berbagai bidang seperti sains dan teknologi ke Eropa, Amerika, Australia, Rusia, Cina, dan India. Lalu yang jurusan agama ke Maroko, Al Azhar Mesir dan ke Saudi Arabia.

Dia berujar program tersebut selalu dijalankan agar dapat mencetak kader-kader NU yang andal yang mampu memahami agama Islam sebagai agama kemanusiaan, agama peradaban, dan agama Kebudayaan.

"Bukan hanya pemahaman teologi dan Syariah saja. Juga kemandirian ekonomi, digitalisasi, database, dan layanan bagi warga Nu Inshaallah akan kita teruskan, kita sempurnakan, kita tingkatkan yang sekarang sudah kita mulai di periode sekarang ini," kata Said Aqil.

Baca juga: Muktamar NU Resmi Ditetapkan pada 23-25 Desember 2021

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini