Share

4 Fakta Viral Sejoli Ngaku Polisi dan Bhayangkari Ternyata Gadungan, Gaya Hijab Jadi Sorotan

Tim Okezone, Okezone · Rabu 08 Desember 2021 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 337 2513912 4-fakta-viral-sejoli-ngaku-polisi-dan-bhayangkari-ternyata-gadungan-gaya-hijab-jadi-sorotan-Vk9r3J0sjg.jpeg Viral sejoli mengaku sebagai polisi dan bhayangkari ternyata gadungan. (Foto: TikTok @ratnawulan363)

JAKARTA - Pasangan ini kena getahnya akibat ulahnya jadi pasangan polisi dan bhayangkari gadungan. Video keduanya bergaya dengan seragam palsu mengungkap identitas keduanya.

Akhir ceritanya tentu bisa ditebak. Keduanya dengan muka memelas meminta maaf kepada masyarakat Indonesia. Hujatan netizen pun bertebaran sebagai hukuman sosial.

Berikut sejumlah fakta kasus ini:

1. Berawal dari Unggahan TikTok

Kasus ini berawal dari unggahan di TikTok, menampilkan sejoli yang menggunakan seragam polisi dan bhayangkari. Video berdurasi 18 detik yang diunggah akun @ratnawulan363 itu menjadi viral di media sosial.

Dalam video itu, sejoli tersebut mengungkapkan kata-kata yang dianggap menyidir institusi TNI dengan menggunakan kata-kata, "Kacang ijo memang bergizi tapi coklat bikin nyaman bikin tenang di hati lagi".

Baca juga: Deretan Kejahatan Polisi Gadungan, Nomor Dua Demi Gaet Pujaan Hati

2. Pamer Jabatan Palsu

Wanita dalam video ini pun kerap memamerkan profesi pasangannya dengan sering mengunggah foto-foto berseragam polisi. 

Namun, pasangan tersebut akhirnya ditangkap oleh Polres Karawang karena sang lelaki ternyata merupakan anggota polisi gadungan. Keduanya diketahui merupakan warga Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. 

3. Berdalih Tak Tahu 

Mereka pun mengunggah permohonan maafnya usai diciduk. Sang wanita berdalih bahwa ia bisa terus mengunggah video tersebut karena tak tahu bahwa sang lelaki yang bersamanya merupakan polisi gadungan.

"Saya mohon maaf kepada kepolisian karena mengunggah video menggunakan baju bhayangkari, dikarenakan saya tak tahu bahwa lelaki di sebelah saya ini merupakan polisi palsu dan menggunakan seragam polisi palsu, saya minta maaf kepada pihak yang dirugikan," jelasnya.

4. Norak dan Lecehkan Institusi

Beragam komentar netizen pun berdatangan. Mereka menyayangkan aksi sejoli yang dianggap norak dan melecehkan institusi.

"Anggota polisi yang betulan dan keluarganya mah enggak senorak itu, karena ada peraturan dan rambu-rambu dalam bersosial media, ada aturannya untnk menjaga wibawa institusi," jelas akun wien trymulyana. 

Bahkan, ada juga akun lain yang mengomentari gaya berbusana dari sang wanita. "Jilbabnya salah bi, bukan itu jilbab Bhayangkari bukan sembarang jilbab ada aturan dari pengurus pusat, itu mah namanya cuma mau bikin onar," tulis akun Aji Dwiputra.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini