Share

Panglima Perintahkan Oknum TNI Pukul Polwan Diproses Hukum

Riezky Maulana, iNews · Rabu 08 Desember 2021 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 337 2513825 panglima-perintahkan-oknum-tni-pukul-polwan-diproses-hukum-atdSKkXTTt.jpg Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto:Okezone)

JAKARTA - Seorang Polisi Wanita (Polwan) bernama Bripda Tazkia Nabila Supriadi, anggota Ditsamapta Polda Kalteng menjadi sasaran bogem mentah oleh anggota Batalyon Rider 631 Antang Kodam XII/Tanungpura Kalimantan Tengah. Insiden yang terjadi pada Minggu (5/12/2021) viral di media sosial (Medsos).

Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa menjelaskan, kejadian itu terjadi di Jalan Cilik Riwut KM 03, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Menurut dia, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan penyidik TNI dan TNI AD untuk menindak prajurit yang terlibat.

"Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah memerintahkan kepada seluruh penyidik dan aparat hukum TNI maupun TNI AD untuk melakukan proses hukum kepada oknum-oknum anggota TNI AD yang diduga terlibat dalam tindak pidana," tuturnya melalui keterangan tertulis, Selasa (7/12/2021).

Prantara menjelaskan, saat ini pihak TNI-Polri juga telah melakukan koordinasi. Sebab, diduga ada pula oknum kepolisian yang terlibat.

Baca juga: Polwan yang Dipukul Oknum TNI AD Ternyata Anak Perwira TNI

"Penyidik TNI juga berkoordinasi dengan POLRI untuk melakukan proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang diduga terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut," katanya.

Baca juga: Panglima TNI: Bentrok Anggota Dapat Rusak Sinergitas TNI-Polri

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Pemukulan terhadap Polwan yang merupakan anggota Raimas Polda Kalimantan Tengah itu terjadi di salah satu Kafe di Palangka Raya, Sabtu 4 Desember 2021 malam. Aksi pemukulan itu pun sempat viral di media sosial (medsos).
Bripda Tazkia merupakan anak seorang perwira TNI. Ayahnya bernama Kapten CPM Mochammad Adzan Supriadi yang sempat bertugas di DENPOM XII/2 Palangkaraya. Namun, ayah Tazkia sudah meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di rumah dinasnya pada 2018 silam.
Ia pun menyampaikan kedua belah pihak sudah saling memaafkan satu sama lainnya. Hanya, sesuai arahan pimpinan, siapa pun yang terlibat dalam kesalahpahaman itu, akan ditindak sesuai undang-undang dan aturan hukum yang berlaku.

Pemukulan terhadap Polwan yang merupakan anggota Raimas Polda Kalimantan Tengah itu terjadi di salah satu Kafe di Palangka Raya, Sabtu 4 Desember 2021 malam. Aksi pemukulan itu pun sempat viral di media sosial (medsos).

Bripda Tazkia merupakan anak seorang perwira TNI. Ayahnya bernama Kapten CPM Mochammad Adzan Supriadi yang sempat bertugas di DENPOM XII/2 Palangkaraya. Namun, ayah Tazkia sudah meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di rumah dinasnya pada 2018 silam.

Saat ini kedua belah pihak sudah saling memaafkan satu sama lainnya. Hanya, sesuai arahan pimpinan, siapa pun yang terlibat dalam kesalahpahaman itu, akan ditindak sesuai undang-undang dan aturan hukum yang berlaku.

Baca juga: Antisipasi Bentrok Personel TNI-Polri di Tingkat Bawah, Panglima Ingin Perkuat Pencegahan sejak Dini

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini