Banjir Soppeng Sulsel: Satu Meninggal, 5.786 KK Terdampak

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 08 Desember 2021 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 337 2513780 banjir-soppeng-sulsel-satu-meninggal-5-786-kk-terdampak-e1svoPG9kY.jpg Banjir Soppeng (Foto: BNPB)

JAKARTA - Banjir melanda di Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan mengakibatkan satu warga meninggal dunia dan satu warga dinyatakan hilang. Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi serta meluapnya Sungai Cabue, Sungai Belo, dan Sungai Leworeng pada Senin 6 Desember 2021.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Soppeng mencatat sebanyak 5.786 KK terdampak dengan di antaranya 2 untuk rumah warga mengalami rusak berat dan 1 unit rumah rusak ringan.

"Banjir ini menggenangi beberapa wilayah antara lain, Kecamatan Lalabata, Kecamatan Ganra, Kecamatan Donri-Donri, Kecamatan Lilirilau, Kecamatan Citta, Kecamatan Marioriawa, dan Kecamatan liliriaja," kata

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (8/12/2021).

Hasil pemantauan tim BPBD Kabupaten Soppeng, kondisi terkini banjir berangsur surut namun di Kecamatan Lilirilai dan Kecamatan Marioriawa masih terendam banjir dengan ketinggian 100 sentimeter. Kondisi ini membuat lokasi tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda empat.

Baca juga: Heroik! Aksi Polisi Bentuk Formasi Perisai Evakuasi Warga dari Arus Deras Banjir

BPBD Kabupaten Soppeng bersama tim gabungan bersama berkoordinasi dengan unit terkait untuk segera terjun kelapangan guna melakukan pendataan dan melakukan evakuasi warga terdampak. Untuk hasil kaji cepat di lapangan akan terus dilaporkan guna mendapatkan informasi terkini. Sementara itu, penanganan darurat juga segera dilakukan dengan mendirikan posko kesehatan dan dapur umum.

Baca juga: 2.500 Rumah di Karawang Terdampak Banjir Rob, Warga Menolak Dievakuasi

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini