Digelar Daring, PN Jaktim Lanjutkan Sidang Kasus Dugaan Terorisme Munarman

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Rabu 08 Desember 2021 06:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 337 2513629 digelar-daring-pn-jaktim-lanjutkan-sidang-kasus-dugaan-terorisme-munarman-iWKaG1t15j.jpg Munarman (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur kembali melanjutkan sidang dugaan tindak pidana terorisme dengan terdakwa Munarman. Sidang rencananya akan digelar pada Rabu (8/12/2021) pukul 09.00 WIB.

"Sidang lanjutan akan dimulai pukul 09.00 WIB," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (8/12/2021).

Baca juga:  Munarman Keberatan Sidang Digelar secara Daring

Sebelumnya pada sidang pekan lalu ditunda lantaran kubu Munarman lewat kuasa hukumnya meminta sidang digelar secara offline atau tatap muka. Namun, pada kesempatan hari ini sidang tetap digelar secara online atau daring dengan tidak menghadirkan Munarman di ruang persidangan.

"Untuk sidang hari ini online semua sama seperti yang lalu dilaksanakan secara online," ujarnya.

Baca juga:  Terjerat Kasus Terorisme, Tubuh Munarman Kurus saat Dipenjara

Kabar terkait jalannya sidang yang digelar online pun telah disampaikan kepada anggota kuasa hukum Munarman. Salah satu anggota kuasa Hukum Munarman, Aziz Yanuar membenarkan ihwal sidang kliennya dihelat secara online tanpa menghadirkan Munarman. "Mungkin online lagi infonya begitu," kata Aziz.

Diberitakan sebelumnya, tim kuasa hukum terdakwa dugaan tindak pidana terorisme Munarman mengajukan keberatan dalam persidangan perdana yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021). Atas keberatan itu Majelis Hakim menunda gelaran sidang pembacaan dakwaan.

 

Anggota kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar mengatakan, keberatan yang dilayangkan pihaknya terkait jalannya sidang yang dianggap janggal.

"Seperti yang saya sampaikan diawal kita keberatan mengenai BAP, BAP kita hanya menerima tersangka. Padahal menurut KUHAP itu harus menjadi hak kuasa hukum dan juga hak dari terdakwa," kata Aziz di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021).

Selain BAP yang belum diterima kuasa hukum, lanjut Aziz, pihaknya pun meminta sidang digelar secara offline atau menghadirkan Munarman dalam ruang persidangan.

"Yang kedua mengenai penetapan sidang harus dihadirkan terdakwanya alias offline. Alhamdulillah dikabulkan dan juga didengar diakomodir oleh Majelis Hakim," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini