Share

Lagi, Gunung Semeru Muntahkan 3 Kali Guguran Awan Panas Hari Ini

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 07 Desember 2021 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 337 2513420 lagi-gunung-semeru-muntahkan-3-kali-guguran-awan-panas-hari-ini-TxAmA0sbHv.jpg Gunung Semeru meletus (Foto: BNPB)

JAKARTA - Koordinator Mitigasi Gunungapi Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto melaporkan hingga pukul 12.00 WIB tadi, pihaknya mencatat terjadi 3 kali aktivitas awan panas guguran di Gunung Semeru.

“Sebagai laporan, bahwa hari ini sampai jam 12 tadi sebenarnya sudah terpantau ada tiga kali aktivitas awan panas guguran dengan jarak luncur antara 2,8 sampai 3 km dari pusat erupsinya,” kata Kristianto saat rapat koordinasi Posko Penanganan Darurat Bencana Erupsi Gunung Semeru Tahun 2021 secara virtual, Selasa (7/12/2021).

“Kemudian, gempa-gempa lain yang terpantau yaitu gempa letusan, kemudian gempa guguran ini lebih dominan dan tremor. Aktivitas yang apa yang secara visual saat ini agak tertutup kabut, untuk melihat di atas,” kata Kristianto.

Kristianto pun menghimbau agar masyarakat menghindari alur Sungai Besuk Krobokan karena masih berpotensi terjadi secondary explosion. “Untuk ke kepada warga kita menghimbau agar tetap menghindari alur Sungai di Besuk Kobokan karena masih berpotensi terjadi di secondary explosion kalau ada hujan yang lebat dari atas.”

Apalagi, kata Kristianto bahwa dari informasi BMKG juga sudah ada potensi hujan yang lebat di hulu. “Kemudian beberapa waktu kemudian turun menjadi secondary explosion. Jadi ini memang harus tetap diwaspadai untuk potensi untuk curah hujan yang mulai tinggi di wilayah ini.”

Kemudian, Kristianto menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi awan panas guguran. “Himpunan kami adalah tetap mewaspadai potensi awan panas guguran, ini masih sering terjadi. Kemudian potensi lahar yang terutama yang berhulu di sungai yang berhulu di Gunung Semeru yaitu yang saat ini yang di Kobokan.”

“Sementara di Subang dan Besuk Sat dan Besuk Kembar juga mohon untuk diwaspadai juga karena potensi tumpukan material untuk lahar juga masih banyak di sana,” paparnya. (kha)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini