Direkrut Polri, Eks Pegawai KPK Akan Ditugaskan Kawal Dana Covid-19

Indra Purnomo, MNC Portal · Selasa 07 Desember 2021 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 337 2513348 direkrut-polri-eks-pegawai-kpk-akan-ditugaskan-kawal-dana-covid-19-35RkF5UkkQ.jpg Novel Baswedan dan Yudi Purnomo (Foto: Indra Purnomo)

JAKARTA - Sejumlah mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) direkrut Polri. Mereka yang resmi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Polri bakal mendapatkan tugas khusus.

Menurut mantan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo, fokus penugasan setelah resmi menjadi ASN Polri, pertama adalah mengawasi dana Covid-19.

"Kemudian, saya menjadi ASN Polri karena saya melihat dan mendengar pidato dari Pak Kapolri, bahwa beliau ingin kita, bangsa ini optimis terhadap pemberantasan korupsi sehingga ingin merekrut kami. Sehingga kami akan fokus dalam penugasan-penugasan yaitu pertama mengawasi dana Covid-19," ujar Yudi usai jalani uji kompetensi di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (7/12/2021).

Baca Juga: Novel Baswedan Ingin Kembali ke KPK

Selain mengawasi dana Covid-19, Yudi menjelaskan fokus kerja berikutnya adalah proyek-proyek strategis nasional dan dana pemulihan ekonomi nasional. Kendati demikian, Yudi tidak menjelaskan secara rinci dari tiga fokus kerjanya mendatang tersebut.

Dia pun yakin dengan kemampuan yang dimiliki mantan pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dapat mengawasi tugas-tugas yang akan datang.

"Sehingga tentu kami yakin dengan kemampuan yang bergabung Polri, kami siap untuk mengawasi tentu dengan sistem dan tata cara yang mungkin kami akan buat. Tetapi intinya bergabung dengan Polri adalah panggilan kembali dari Indonesia kepada kami setelah kami diberhentikan KPK," katanya.

Seperti diketahui, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, uji kompetensi itu dilakukan usai proses sosialisasi perekrutan 57 mantan pegawai KPK. Uji kompetensi tersebut dilakukan untuk memetakan keahlian mantan pegawai KPK.

Baca Juga: Usai Uji Kompetensi di Polri, Novel Baswedan: Berjalan Lancar, Tinggal Pelantikan

"Tahap berikutnya akan dilaksanakan kegiatan uji kompetensi atau assessment, uji kompetensi itu sifatnya hanya mapping sesuai kompetensi yang dimiliki oleh pegawai KPK yang akan bergabung sebagai ASN Polri," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin 6 Desember 2021.

Diketahui, 44 dari 57 mantan pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos dalam TWK setuju untuk direkrut menjadi ASN Polri. Sementara, delapan orang menolak. Sedangkan satu orang meninggal dunia, dan empat lainnya belum memberikan jawaban. Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 1.308 Tahun 2021 terkait pengangkatan khusus 57 mantan pegawai KPK tersebut telah terbit.

Pengangkatan khusus itu termaktub dalam Pasal 1 Ayat (5), yang menyatakan bahwa 57 mantan pegawai KPK adalah 56 orang dan satu orang yang pernah sebagai pegawai dinyatakan tidak dapat dialihkan menjadi pegawai ASN di KPK dan dengan Peraturan Kepolisian ini diangkat secara khusus menjadi pegawai ASN Polri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini