Share

45 Negara Sudah Laporkan Kasus Varian Omicron, Kemenkes: Sangat Cepat Penyebarannya

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 07 Desember 2021 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 337 2513303 45-negara-sudah-laporkan-kasus-varian-omicron-kemenkes-sangat-cepat-penyebarannya-Nx1A0CZ4Ar.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan sampai saat ini sudah ada 45 negara yang telah melaporkan kasus Covid-19 varian baru Omicron.

“Nah kalau kita melihat jumlah negara yang melaporkan ini terus meningkat ya. Sampai saat ini sudah hampir 45 negara ya melaporkan kasus tersebut ya,” kata Nadia dalam dialog secara virtual, Selasa (7/12/2021).

Nadia pun menegaskan tetap berhati-hati dengan varian Omicron ini. Apalagi, dalam beberapa hari saja sejak ditemukan varian Omicron ini oleh WHO telah dijadikan sebagai varian of concern. Berbeda dengan varian Delta, satu bulan setelah penemuannya baru dinyatakan sebagai varian of concern.

“Yang pasti berhati-hati dengan varian baru Omicron ya. Kalau kita lihat varian ini akan diumumkan tanggal dilaporkannya 24 November dan tanggal 26 November itu sudah dijadikan varian of concern. Varian Delta sendiri itu kira-kira 1 bulan dia baru dinyatakan oleh WHO sebagai varian of concern,” kata Nadia.

“Jadi artinya sangat cepat kemudian kita lihat penyebarannya artinya pendeteksiannya ini,” tambahnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Selain itu, Nadia juga mengatakan bahwa ada beberapa negara yang melaporkan kasus Omicron ini justru tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri. “Dan di beberapa negara yang melaporkan tersebut kita ketahui bahwa ada beberapa kasus seperti di Spanyol kemudian di Amerika Serikat sendiri itu varian Omicron dideteksi, tetapi tidak merupakan ataupun orang tersebut tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri,” katanya.

“Nah itu artinya yang menjadi perhatian kita untuk kita berhati-hati ya. Kita tetap melakukan pengetatan di pintu masuk negara. Tapi, kita tetap berhati-hati karena kemungkinan adanya varian Omicron yang dideteksi tanpa ada riwayat perjalanan luar negeri itu juga sudah ada informasi dari negara-negara lain,” papar Nadia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini