TNI AL Berikan Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Letusan Semeru

Fahmi Firdaus , Okezone · Selasa 07 Desember 2021 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 337 2513125 tni-al-berikan-trauma-healing-untuk-anak-anak-korban-letusan-semeru-gFkXxbHmes.jpg TNI AL beri bantuan untuk korban Semeru/ TNI AL

JAKARTA – Ribuan orang di Lumajang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12). Hal inilah yang mendorong Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut (Dispsial) memberikan bantuan Healing kepada anak-anak pengungsi korban bencana alam erupsi Gunung Semeru.

Tim Healing yang diberangkatkan terdiri dari tim Psikoedukasi serta Psikososial dan dipimpin Letkol Laut (T) Mawi Utomo.

(Baca juga: Mengenang Soe Hok Gie dan Idhan Lubis yang Meninggal Dalam Dekapan Semeru)

Tim membantu ratusan warga di tempat pengungsian yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro Lumajang. Tim pendampingan ini dikerahkan sejak Minggu (5/12) sampai ada pencabutan yakni apabila warga sudah kembali ke rumah masing-masing.

Pendampingan ini diharapkan dapat membantu meringankan permasalahan psikologis bagi keluarga terutama anak-anak yang masih kecil sehingga membutuhkan pendamping untuk meminimalisir hal-hal yang dapat terjadi secara psikologis.

(Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Ini Cara Penanganan Trauma untuk Anak dan Korban Terdampak)

Para Psikolog melakukan berbagai macam terapi seperti terapi kognitif, afektif dan psikomotorik dengan bentuk berupa art therapy seperti menggambar, melukis, menyanyi dan menari untuk anak-anak serta terapi untuk orang dewasa berupa hypnotherapy, relaksasi, SEFT, therapy psikodrama, mainfullnes dan ERBT.

Kegiatan ini sejalan dengan Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar keberadaan prajurit TNI AL dimanapun membawa dampak positif bagi masyarakat sekitarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah menyiapkan tempat pengungsian untuk korban erupsi Gunung Semeru. Saat ini setidaknya ada 17 titik tempat pengungsian yang tersebar di Kecamatan Pronojiwo, Kecamatan Candipuro, dan Kecamatan Pasirian. Jumlah korban meninggal akibat letusan Gunung Semeru dilaporkan 14 jiwa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini