Mantan Penyelidik KPK Rieswin Tolak Gabung ASN Polri, Alasannya Mengejutkan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 07 Desember 2021 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 337 2513011 mantan-penyelidik-kpk-rieswin-tolak-gabung-asn-polri-alasannya-mengejutkan-Ydahc3Pwt5.jpg Rieswin Rachwell Mantan Penyidik KPK Tolak Jadi ASN Polri (Foto: Ari Dwi)

JAKARTA - Mantan Penyelidik muda Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rieswin Rachwell menolak atau memutuskan untuk tidak bergabung menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Alasan Rieswin tak ikut gabung, karena ia lebih memilih untuk advokasi pemberantasan korupsi di luar ASN.

"Saya enggak gabung, alasannya karena saya udah ikut seleksi dan lulus jadi Penyelidik KPK pada tahun 2017. Setelah itu, kalau saya udah dipecat dari KPK ya udah itu jadi masa lalu. Mendingan saya jalan di jalan lain aja di non ASN yang lebih bebas untuk advokasi pemberantasan korupsi," kata Rieswin kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (7/12/2021).

Kendati menolak bergabung, Rieswin sangat menghormati dan mengapresiasi upaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah memperjuangkan mantan pegawai KPK untuk tetap bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara. Ia juga tetap mendukung langkah rekan-rekan mantan pegawai KPK yang memilih menjadi ASN Polri.

Baca juga: Sikap Novel Baswedan Direkrut Jadi ASN Polri: Harus Jadi Misteri

Terpenting, kata Rieswin, direkrutnya para mantan pegawai KPK menjadi ASN Polri membuktikan bahwa Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) lembaga antirasuah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) dan cacat administrasi. Rieswin juga menyatakan bahwa TWK KPK adalah alat untuk menyingkirkan para pegawai yang sebenarnya berintegritas.

Baca juga: Polri Undang 57 Eks Pegawai KPK, Sosialisasi Pengangkatan ASN

"Saya dan teman-teman tetap apresiasi dan hormat kepada kapolri yang sudah progresif mau merekrut kami. Berarti terbukti dong TWK di KPK yang maladministratif dan melanggar HAM itu dibikin khusus untuk menyingkirkan kami. Kita akan terus kawal bareng-bareng teman yang gabung di ASN Polri soal ini," terangnya.

Sekadar informasi, sebanyak 44 dari 57 mantan pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menyatakan setuju untuk bergabung menjadi ASN Polri. Sementara delapan orang lainnya, memutuskan menolak. Salah satu mantan pegawai KPK yang menolak yakni, Rieswin Rachwell.

Rieswin turut hadir dalam undangan sosialisasi perekrutan mantan pegawai KPK menjadi ASN Polri pada Senin, 6 Desember 2021. Ia kemudian memutuskan tidak dapat bergabung bersama rekan-rekannya untuk menjadi ASN Polri. Sedangkan 4 mantan pegawai KPK lainnya, hingga saat ini belum memberikan jawaban.

Baca juga: ASN Pakai Seragam Parpol, KASN : Cermati Politisasi Birokrasi Jelang 2024

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini