Johan Budi : Juru Bicara Presiden Harus Satu Pintu

Felldy Utama, iNews · Senin 06 Desember 2021 18:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 337 2512847 johan-budi-juru-bicara-presiden-harus-satu-pintu-D9YVMMNggl.jpg Johan Budi (Dok Okezone)

JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan, Johan Johan Budi Sapto Pribowo, mengusulkan agar Juru bicara (Jubir) Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya satu pintu. Hal itu diungkapkannya menanggapi posisi jubir yang kosong setelah Fadjroel Rahman ditunjuk menjadi duta besar (Dubes) Kazakstan merangkap Tajikistan.

"Menurut saya harus satu pintu yang mewakili Pak Jokowi," kata Johan Budi di Gedung Nusantara II, kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (6/12/2021).

Selama ini, ia melihat di Istana itu banyak sekali yang bicara. Bahkan, Johan menyebut di Istana kini ada tiga punggawa yakni Mensesneg, Seskab, KSP, bahkan staf khususnya juga ikut bicara mewakili Presiden Jokowi.

"Ini menurut saya harus ditertibkan, jangan semua ngomong," ujarnya.

Menurutnya, posisi jubir Presiden dan pemerintah harus bisa dibedakan. Dengan begitu, informasi yang disampaikan juga bisa secara utuh dipahami oleh masyarakat.

Baca Juga : Presiden Jokowi Minta Persiapan Matang Vaksinasi Booster Januari 2022

"Jadi jubir Pak Jokowi mewakili pak Jokowi as a presiden juga sebagai pribadi. Misalnya Pak Jokowi ditanyain mengenai pergi ke mana, kan enggak ada kaitannya dengan sama pemerintahan itu jubir yang jawab. Pak Jokowi ada ini misalnya. Tapi kalau kebijkan pemerintah bisa siapa aja ngomong mewakili pemeritnah," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini posisi juru bicara presiden tenagah kosong. Hal itu karena Fadjroel Rachman yang sebelumnya menempati posisi tersebut telah ditunjuk menjadi duta besar. 
Fadjroel Rachman menjadi duta besar untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan. Ia dilantik pada 25 Oktober lalu. 

Sebagaimana diketahui, saat ini posisi juru bicara presiden tenagah kosong. Hal itu karena Fadjroel Rachman yang sebelumnya menempati posisi tersebut telah ditunjuk menjadi duta besar. 


Fadjroel Rachman menjadi duta besar untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan. Ia dilantik pada 25 Oktober lalu. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini