Share

5 Fakta Mencengangkan Novia Widyasari Bunuh Diri Dekat Makam Ayah, Bripda Randy Terancam 5 Tahun Penjara

Mohammad Adrianto S, Okezone · Senin 06 Desember 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 337 2512835 5-fakta-mencengangkan-novia-widyasari-bunuh-diri-dekat-makam-ayah-bripda-randy-terancam-5-tahun-penjara-PUK6irDY94.jpeg Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Kasus bunuh diri Novia Widyasari (NW) pada Kamis (2/12/2021) mengagetkan masyarakat. Warganet juga ramai menyuarakan ketidakadilan ini di media sosial dan menuntut agar penyebab Novia bunuh diri, Bripda Randy Bagus Hari Sasongko , diberikan hukuman setimpal.

Okezone mengumpulkan sejumlah fakta mengenai peristiwa ini, yang dirangkum sebagai berikut:

1. Kronologi Kejadian

Novia meninggal karena bunuh diri setelah meminum sianida di samping makam ayahnya. Dirinya melakukan hal ini akibat depresi telah melakukan aborsi sebanyak 2 kali.

Adalah Randy yang diduga meminta Novia untuk melakukan hal tersebut. Dirinya diketahui memperkosa NW setelah sebelumnya menyekokinya dengan pil tidur.

Mulanya, Novia tidak ingin menggugugurkan kandungannya. Namun, akhirnya dia melakukan apa yang Randy minta dan berujung kepada depresi hingga akhirnya bunuh diri.

2. Terjerat Sejumlah Pasal

Menurut Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, perbuatan Randy akan berakibat dirinya terkena sejumlah pasal terkait kode etik.

Randy akan dikenakan Pasal 348 Juncto 55, serta Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik yaitu dijerat dengan Pasal 7 dan 11.

Baca juga: Benarkah Ayah Bripda Randy Anggota Dewan? Ketua DPRD Pasuruan Ungkap Jawaban Mengejutkan

"Kita akan menerapkan pasal-pasal tersebut kepada anggota yang melalukan pelanggaran. Sehingga tidak pandang bulu, dan hari ini yang terduga sudah diamankan di Polres Mojokerto Kabupaten," bebernya Sabtu (4/12/2021).

3. Dipecat Tidak Terhormat

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menekankan Polri akan menindak tegas anggota yang dinilai bersalah. Sanksi pun akan diterapkan sesuai dengan apa yang diperbuat oleh pelaku.

"Tindak tegas baik sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) untuk di PDTH (pemecatan tidak dengan hormat) dan proses pidana sesuai pelanggaran yang dilakukan," ucapnya Minggu (5/12/2021).

Polri terus komitmen akan melakukan tindakan tegas kepada anggota yang terbukti bersalah," lanjutnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

4. Kapolri Berterima Kasih Kepada Warganet

Selama beberapa hari terakhir, tagar #SAVENOVIAWIDYASARI beredar di media sosial Twitter dan Instagram. Banyak warganet yang meminta polisi untuk menegakan keadilan kepada wanita berusia 23 tahun ini.

Melihat tagar ini terus bermunculan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan rasa terima kasihnya kepada warganet karena sudah mau membantu menaikkan kasus ini agar terdengar oleh polisi.

"Terima kasih informasinya, saat ini permasalahan sedang dalam penanganan Polda Jawa Timur dan akan segera disampaikan kepada masyarakat hasilnya. Salam Presisi," tulis Kapolri dalam akun Twitter-nya @ListyoSigitP.

5. Ibunya Minta Kasus Ini Tidak Dibesar-besarkan

Ibu kandung mahasiswi Novia Widyasari Rahayu angkat bicara soal viralnya kasus yang menimpa anaknya. Sang ibu berinisial FS ini mengaku tak ingin kasus anaknya terlalu dibahas secara besar-besaran oleh masyarakat.

FS yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Mojokerto ini meminta maaf atas seluruh informasi yang beredar terkait anaknya. Ia juga meminta seluruh masyarakat dan teman-teman Novia untuk mendoakan serta memaafkan kesalahan anaknya.

"Atas kejadian semua ini, saya memohon maaf atas semua kesalahan anak saya seluruhnya," ucap FS, melalui video yang yang dilihat MNC Portal pada Senin (6/12/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini