Cegah Varian Omicron, Pemerintah Belum Berencana Tambah Daftar Negara yang Dilarang Masuk RI

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 06 Desember 2021 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 337 2512730 cegah-varian-omicron-pemerintah-belum-berencana-tambah-daftar-negara-yang-dilarang-masuk-ri-Oqv2xWgA5W.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Pemerintah belum berencana menambah jumlah negara yang warganya dilarang masuk ke Indonesia seiring dengan perkembangan varian Covid-19 Omicron.

Hal tersebut dikatakan Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta.

"Pemerintah belum menambah 11 negara (yang dilarang), karena tentu memonitor di berbagai negara lain," ucapnya, Senin (6/12/2021).

Airlangga menyebutkan penyebaran varian Omicron paling tinggi berada di Afrika Selatan dan Inggris yakni di atas 100-an kasus. Lalu Zimbabwe juga tinggi sebesar 50 kasus. Amerika sebanyak 38 kasus.

"Namun yang lain relatif lebih rendah, dan negara-negara lain masih memonitor efikasi terhadap varian tersebut," tuturnya.

Sebagai informasi, pemerintah Indonesia melarang masuk warga negara asing (WNA) dari 11 negara menyusul merebaknya varian Omicron. Kesebelasnya yakni Afrika Selatan, Bostwana, Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, Lesotho, dan Hong Kong.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini