Kasus Novia Widyasari, Ini 4 Pernyataan Sang Ibu: Saya Mohon Jangan Dibesar-besarkan

Tim Okezone, Okezone · Senin 06 Desember 2021 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 337 2512674 kasus-novia-widyasari-ini-4-pernyataan-sang-ibu-saya-mohon-jangan-dibesar-besarkan-zWAPuOJwOQ.jpg Ibu Novia Widyasari tak ingin kasus anaknya dibesar-besarkan (Foto: Ist)

JAKARTA - Ibunda Novia Widyasari, FZ, angkat suara terkait meninggalnya sang putri. Pada kesempatan itu, dia meminta maaf peristiwa Novia Widyasari meninggal yang menjadi perhatian publik.

Ada beberapa hal yang dia sampaikan:

1. Meminta Tak Dibesar-besarkan

"Mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian dan berita yang beredar, karena ini musibah keluarga dan saya tidak ingin membesar-besarkannya. Saya mohon maaf supaya ini tidak dibesar-besarkan di Twitter atau manapun," kata FZ.

2. Benarkan Novia Sempat Depresi

Ia juga membenarkan bahwa putrinya sempat depresi sebelum bunuh diri. Berdasar pengakuan FZ, Novia pada 29 November sempat dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Mojokerto untuk mendapat penanganan psikiater terkait depresi yang dialaminya.

Novia sudah sangat tertekan sejak saat itu. Dari pemeriksaan, Novia dinyatakan stres dan depresi. Diagnosa tersebut mengharuskan Novia mengonsumsi obat untuk menurunkan tingkat depresi dan stresnya.

3.Tak Izinkan Jenazah Novia Diautopsi

Sebelumnya, FZ juga tidak mengizinkan kepada pihak-pihak yang mau mengautopsi jasad putrinya. Menurutnya, Novia Widyasari meninggal dunia tanpa ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya saat ditemukan meninggal dunia di samping makam ayahnya. "Saya tidak izinkan diautopsi atau dilakukan tindakan lain. Mohon maaf atas segala yang meresahkan, saya mohon maaf," terang FZ.

4.Minta Maaf

FZ juga pun berharap kepada semua yang mengenal Novia secara pribadi ataupun tidak mau memaafkan kesalahan putrinya itu. "Saya mohon maaf atas semua kesalahan anak saya dan seluruhnya yang pernah mengenal anak saya. Kesalahan anak saya mohon dimaafkan," tambahnya.

Novia Widyasari Rahayu yang berusia 23 tahun meninggal dunia diri setelah menenggak racun jenis potasium yang dicampur teh di atas makam ayahnya. Mahasiswi tersebut diduga depresi karena hamil di luar nikah dan disuruh aborsi oleh pacarnya.

Kasus bunuh diri ini juga menyeret seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Pasuruan, Bripda Randy Bagus. Anggota polisi itu adalah pacar dari Novia.

Adapun kasus kematian Novia menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pada Sabtu pagi, Twitter hastag #SAVENOVIWIDYASARI menjadi tren terpopuler di Indonesia.

Selain itu, Polri juga telah mengusut tuntas kasus bunuh diri Novia Widyasari yang diduga ada keterlibatan oknum polisi anggota Polres Pasuruan bernama Bripda Randy Bagus.

"Tindak tegas baik sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) untuk di PDTH (pemecatan tidak dengan hormat) dan proses pidana sesuai pelanggaran yang dilakukan," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan.

Dedi pun menekankan Polri bakal menindak tegas anggota yang dinilai bersalah. Sanksi pun akan diterapkan sesuai dengan apa yang diperbuat oleh pelaku.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini