Kendarai Motor Trail, Kepala BNPB Sambangi Wilayah Terparah Terdampak Letusan Semeru

Fahmi Firdaus , Okezone · Senin 06 Desember 2021 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 337 2512647 kendarai-motor-trail-kepala-bnpb-sambangi-wilayah-terparah-terdampak-letusan-semeru-amyUrkKINk.jpg Kepala BNPB sambangi wilayah terdampak awan panas semeru/ BNPB

LUMAJANG โ€“ Korban meninggal akibat letusan Gunung Semeru kembali bertambah. Berdasarkan data terbaru Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, korban meninggal dunia 15 orang. Jumlah korban jiwa tersebut berdasarkan data per hari ini, Senin (6/12/2021).

(Baca juga: Detik-detik Satu Keluarga Terjebak Letusan Dahsyat Gunung Semeru)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto langsung meninjau lokasi terdampak awan panas guguran Gunung Semeru di Jembatan Gladak Perak, Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kepala BNPB mengendarai sepeda motor jenis trail bersama sejumlah anggota TNI menuju ke lokasi, mengingat medan tidak dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda empat.

(Baca juga: Penampakan Gunung Semeru dari Udara Pasca Meletus Hebat)

Di sepanjang jalan menuju lokasi, Kepala BNPB melihat banyak kerusakan vegetasi berupa pohon tumbang dan material vulkanik yang menutupi jalan hingga ketebalan kurang lebih 30 sentimeter. Beberapa bangunan di sepanjang jalan yang berada di lembah Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan juga mengalami kerusakan terdampak awan panas guguran.

Sesampainya di ujung jalan yang tidak dapat dilalui lagi, Kepala BNPB yang didampingi Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah beserta unsur Korem setempat berhenti dan melihat Jembatan Gladak Perak yang rusak dan putus. Jembatan Gladak Perak tersebut menjadi penghubung antara Kabupaten Lumajang menuju Malang.

Di lokasi itu, Kepala BNPB akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera mengambil tindakan percepatan penanganan dan pemulihan bencana yang ditimbulkan oleh erupsi Gunung Semeru.

โ€œBNPB akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk segera menangani ini,โ€ jelas Suharyanto.

Di samping itu, Kepala BNPB juga memerintahkan seluruh unsur TNI, Polri dan lintas instansi gabungan agar memastikan tidak ada masyarakat di wilayah itu. Hal itu untuk mengantisipasi adanya awan panas guguran susulan Gunung Semeru yang masih berpotensi terjadi sewaktu-waktu.

โ€œJangan sampai ada masyarakat di area ini ya. Masih berbahaya,โ€ pungkas Suharyanto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini