Kasus Novia Widyasari, Kapolri Ucapkan Terima Kasih ke Netizen

Tim Okezone, Okezone · Minggu 05 Desember 2021 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 337 2512100 kasus-novia-widyasari-kapolri-ucapkan-terima-kasih-ke-netizen-FCuyK3WTEA.jpg Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto : Ist)

JAKARTA - Kasus kematian Novia Widyasari Rahayu (23) menjadi sorotan publik. Ia meninggal dunia dengan menenggak racun di samping makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur lantaran dipicu kisah asmara.

Diketahui sebelum bunuh diri, Novia dipaksa untuk menggugurkan janinnya oleh kekasihnya yaitu Bripda Randy Bagus (21) yang saat itu betugas di Polres Pasuruan.

Kasus ini menjadi sorotan netizen. Wakil Ketua LTM PBNU, Ayang Utriza Yakin, dalam akun twitternya @Ayang_Utriza mencuit foto Randy disandingkan bersama seorang pria berumur yang diduga ayahnya.

"Berdasarkan investigasi rakyat dunia maya: Ini foto "RANDY" yg memperkosa mahasiswi yatim UNIBRAW alm. "Novi Widiasari" & foto Bapaknya Randy anggota DPRD yg ikut-andil dlm kematian korban," tulis Ayang Utriza Yakin dalam twitternya, dikutip Sabtu (4/12/2021).

Cuitan itu ditautkan ke akun Kapolri @ListyoSigitP serta @DivHumas_Polri.

"Mohon YM. Bapak Kapolri @ListyoSigitP, @DivHumas_Polri segera temukan anggota polisi yg MEMPERKOSA mahasiswi & korban akhirnya bunuh diri.Loudly crying face. Pelaku yg polisi ini wajib dipecat, lalu serahkan ke pengadilan u/dihukum seberat-beratnya: kebiri pemerkosa & penjara seumur hidup!," tulisnya lagi.

Selanjutnya Ayang Utriza Yakin mengunggah ucapan terima kasih atas jawaban Kapolri atas kasus almarhum Novia Widyasari.

"Bapak, rakyat sungguh ingin melihat keadilan ditegakkan di bumi pertiwi NKRI yg kita cintai bersama ini. Rakyat memohon Randy dipecat, ditangkap dan diadili," tulisnya lagi.

Melalui akun twitter resminya @ListyoSigitP, Kapolri menyatakan terima kasih atas laporan tersebut. Ia pun berjanji kasus itu ditangani.

Baca Juga : Curhatan Novia Widyasari Sebelum Bunuh Diri di Samping Makam Ayahnya

"Terima kasih informasinya, saat ini permasalahan sedang dalam penanganan Polda Jawa Timur dan akan segera disampaikan kepada masyarakat hasilnya. Salam Presisi," tulis Kapolri.

Selanjutnya, dalam konferensi pers, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo mengungkapkan bahwa Novia Widyasari telah melakukan aborsi sebanyak dua kali. Hal itu terungkap setelah pihaknya melakukan pemeriksaan kepada mantan kekasihnya yang merupakan oknum polisi yang bertugas di Polres Pasuruan.

Slamet menerangkan, keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri yang terjadi mulai tahun 2020 hingga 2021, yang dilakukan di wilayah Malang baik di kos maupun di hotel.

"Selain itu ditemukan juga bukti lain bahwa korban selama pacaran, yang terhitung mulai bulan Oktober 2019 sampai bulan Desember 2021 melalukan tindakan aborsi bersama yang mana dilakukan pada bulan Maret tahun 2020 dan bulan Agustus 2021," kata Slamet.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini