Share

Pastikan Penanganan Darurat Erupsi Gunung Semeru, Kepala BNPB Bertolak ke Lumajang

Tim Okezone, Okezone · Minggu 05 Desember 2021 07:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 337 2512077 pastikan-penanganan-darurat-erupsi-gunung-semeru-kepala-bnpb-bertolak-ke-lumajang-VMehYPsg26.jfif Kepala BNPB Suharyanto (Dok BNPB)

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto bertolak ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/11/2021) pagi. Kepala BNPB bakal mengunjungi lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.

Kunjungan Kepala BNPB ini sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo dilakukan guna memastikan tahap-tahap penanganan darurat, khususnya proses evakuasi korban terdampak dapat berjalan secara optimal, dan kebutuhan dasar pengungsi tersalurkan dan diterima dengan baik.

“Kami datang untuk memastikan tahap-tahap penanganan darurat, khususnya penanganan pengungsi ini bisa berjalan secara tepat dan cepat. Tentunya kebutuhan dasar dari pengungsi ini akan kami yakinkan untuk dapat terfasilitiasi secara optimal,” jelas Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, dalam keterangan tertulis.

“Langkah cepat ini kami lakukan atas petunjuk dan arahan bapak Presiden Joko Widodo,” sambung Suharyanto.

Sebelumnya, BNPB telah mengirimkan tim reaksi cepat guna melaksanakan pendampingan kepada BPBD Lumajang dan BPBD Jawa Timur dalam upaya penanganan darurat bencana guguran awan panas Gunung Semeru. Selain itu, BNPB telah mengirimkan bantuan logistik dan peralatan seperti selimut, makanan siap saji, terpal, tenda darurat dan logistik dasar lainnya.

Baca Juga : PVMBG: Status Gunung Semeru Masih Waspada

“BNPB terlebih dahulu sudah mengirimkan tim reaksi cepat untuk mendampingi BPBD Lumajang dan BPBD Provinsi Jawa Timur via darat dengan membawa logistik seperti selimut, makanan siap saji, terpal, tenda darurat dan logistik dasar lainnya,” ucap Suharyanto.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB per Sabtu (4/11/2021), kejadian bencana awan panas guguran Gunung Semeru telah berdampak di enam desa yang berada di dua kecamatan di Kabupaten Lumajang. Selain itu, sebaran abu vulkanik telah berdampak di 11 desa/kelurahan di sembilan kecamatan.

Di samping itu, kejadian awan panas guguran Gunung Semeru telah menyebabkan satu orang warga meninggal dunia, 2 orang hilang, 8-10 orang masih terjebak, 70 orang dilarikan ke puskesmas dan 300 KK mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Sementara itu, kerusakan dan kerugian materil masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini