Share

Bupati Lumajang: Kami Butuh Relawan untuk Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Antara, · Minggu 05 Desember 2021 03:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 337 2512049 bupati-lumajang-kami-butuh-relawan-untuk-evakuasi-warga-terdampak-erupsi-gunung-semeru-d0Pv0tBSvx.jpg Bupati Lumajang Cak Thoriq (Foto: Antara)

JAKARTA - Pemkab Lumajang, Jawa Timur, membutuhkan bantuan tenaga sukarelawan untuk mengevakuasi warga di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

Para relawan itu dibutuhkan untuk melakukan evakuasi pada hari ini, Minggu (5/12/2021). Evakuasi warga yang terdampak erupasi Semeru tersebut sempat dihentikan lantaran intensitas hujan abu vulkanik lebat di lokasi.

"Kami sangat membutuhkan tambahan relawan untuk membantu evakuasi warga. Evakuasi pada malam ini sudah tidak bisa dilanjutkan karena hujan abu vulkanik yang turun cukup deras," kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Dia menjelaskan di beberapa lokasi di Lumajang masih turun hujan abu vulkanik cukup deras dan guguran awan panas yang turun juga menjadi kendala bagi relawan untuk mengevakuasi warga di Dusun Kamar Kajang, bahkan sembilan orang dikabarkan masih belum ditemukan keluarganya.

"Kepala BPBD Kota Probolinggo sudah datang dan saya ucapkan terima kasih. Saya juga berkoordinasi dengan bupati dan Wali Kota Malang untuk meminta bantuan untuk bergerak ke Pronojiwo," tuturnya.

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, 8-10 Warga Terjebak dan Keluarga Menangis Butuh Pertolongan

Bupati yang akrab dipanggil Cak Thoriq itu mengatakan medan untuk mengevakuasi cukup berat dan guguran awan panas juga belum dingin, sehingga dapat membahayakan keselamatan relawan kalau dipaksakan untuk mengevakuasi.

Baca juga: Tepat Setahun Lalu, Semeru Ternyata Pernah Meletus!

"Saat ini Pemkab Lumajang bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lumajang dan para relawan tengah melakukan pertolongan atau membantu evakuasi warga yang terdampak bencana alam tersebut," katanya.

Pemkab Lumajang, lanjut dia, ingin memaksimalkan evakuasi pada Sabtu malam dan warga yang bisa dievakuasi harus segera dievakuasi agar tidak menjadi korban dampak letusan Gunung Semeru.

"Keadaan masih darurat saat ini, tim yang masih mencari dan melakukan pertolongan korban bencana perlu memikirkan keselamatan diri sendiri karena kondisi di lokasi bencana terdapat lahar yang masih panas dan terjadi hujan abu lebat," ujarnya.

Akses jalan menuju ke Kecamatan Pronojiwo tidak bisa dilalui disebabkan Jembatan Gladak Perak putus, maka Bupati Lumajang meminta bantuan bupati dan Wali Kota Malang untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak di Wilayah Kecamatan Pronojiwo.

"Saya melakukan komunikasi dengan bupati dan Walikota Malang dengan harapan bisa membantu kami agar ada droping tenaga dari Malang guna membantu warga di wilayah Kecamatan Pronojiwo," katanya.

Cak Thoriq mengatakan pihaknya mengidentifikasi yang bisa dijangkau dulu karena keselamatan tim SAR juga menjadi pertimbangan, sehingga mereka menyelamatkan yang harus diselamatkan, tapi tim SAR/relawan juga harus selamat.

Baca juga: 2 Helikopter dan 3 Kompi TNI Diterjunkan Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini