Share

Daftar 4 Orang Rela Barter Mobil demi Hobi, dari Tanaman Hias hingga Burung

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Minggu 05 Desember 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 337 2512030 daftar-4-orang-rela-barter-mobil-demi-hobi-dari-tanaman-hias-hingga-burung-z0NPnwkQ1q.jpg Warga Depok, Deni Lacon melakukan barter mobil Honda Brio dengan tanaman hias (Foto: Putra R)

SELAMA masa pandemi, banyak orang mulai mencari hobi baru, seperti mengoleksi tanaman hias dan burung. Bahkan, jika harus merogoh kocek yang cukup besar, tidak menjadi masalah untuk mendapatkan apa yang menjadi incarannya.

Baru-baru ini sempat viral beberapa orang yang rela menukarkan satu unit mobil miliknya dengan tanaman hias atau burung incaran. Berikut sederet kisahnya yang dihimpun oleh Tim Litbang MPI:

1. Mobil Daihatsu GM Barter Monstera Marmorata Seharga Rp85 Juta

Jika orang lain memilih menukarkan tanaman hiasnya dengan mobil mewah, lain halnya dengan Eko. Eko Duta Flora, seorang pecinta tanaman hias asal Wonotolo, Sragen, berani barter mobil Daihatsu Grand Max pemakaian 2013 miliknya dengan satu pot tanaman Monstera Marmorata atau sejenis sirih senilai Rp85 juta. 

"Menukarkan mobil Daihatsu Grand Max dengan Monstera Marmorata untuk dibudidayakan, yakni bertani tanaman hias. Saat tanaman menjadi tren dan bisa memiliki banyak tanaman, masa saat itulah panen yang sesungguhnya," kata Eko, pada 28 November lalu.

2. Mobil Seharga Rp105 Juta Barter 4 Tanaman Hias 

Transaksi tersebut terjadi di Desa Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Sang pemilik mobil adalah Iqbal Akbar Muhammad (23) yang merelakan mobilnya dibarter dengan tanaman hias yang diinginkan. Mobil tersebut ditukar dengan satu tanaman Philodendron berukuran besar, Philodendron Strawberry Shake, Beauty berukuran kecil, dan Kaladium berukuran sedang.

Bagi Iqbal, mobil seharga Rp105 juta yang dimilikinya sebanding dengan harga empat tanaman hias itu, sehingga dengan senang hati dia melakukan transaksi tersebut. "Harganya sebanding, makanya saya dengan senang hati melakukannya," tuturnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini