Share

2 Wanita Cantik yang Menolak Cinta Bung Karno, Salah Satunya Pramugari

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Minggu 05 Desember 2021 06:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 337 2512024 2-wanita-cantik-yang-menolak-cinta-bung-karno-salah-satunya-pramugari-D8paNzEwXZ.jpg Bung Karno (Foto: Ist)

PRESIDEN pertama Indonesia, Soekarno memiliki pesona yang sangat menawan. Banyak perempuan yang hadir dalam kehidupan Soekarno. Ada 2 wanita yang membuat Soekarno tergila-gila. Namun sayang, ia tak berhasil menggaetnya. Kedua wanita itu adalah Gusti Nurul dan Irma Ottenhoff Mahamit.

Gustri Nurul atau Gusti Raden Ayu Siti Nurul Kamaril Ngasarati Kusumawardhani, merupakan seorang putri Solo kelahiran tahun 1921. Nurul adalah anak Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Mangkunegoro VII dan Gusti Kanjeng Ratu Timoer.

Baca Juga:  Misteri Kematian Jenderal Marinir Loyalis Bung Karno, Tewas di Kamar dengan Kepala Tertembak

Nurul memang dijuluki sebagai ‘Bidadari Solo’ karena parasnya yang sangat cantik dan multitalenta. Ia dapat menari, menunggangi kuda, bermain tenis dan berenang dengan sangat mahir.

Dalam buku “Gusti Noeroel: Streven Naar Geluk (Mengejar Kebahagiaan)”, Nurul digambarkan sebagai wanita yang hidup sangat modern. Bahkan, melebihi eranya pada saat itu.

Satu kisah yang menarik dari Nurul adalah ketika ia menolak cinta banyak pejabat negara, termasuk Bung Karno, Sutan Sjahrir, dan Sultan Hamengkubuwono IX. Alasannya, ia enggan dimadu.

Baca Juga: Sosok Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, Ibu Soekarno dan Inspirasi Sukmawati Pindah ke Agama Hindu

Nurul akhirnya menikah dengan seorang perwira biasa bernama Soerjo Soejarso di tahun 1951. Keduanya memutuskan untuk pindah ke Jakarta usai menikah.

Wanita kedua yang juga menjadi incaran bung Karno adalah Irma Ottenhoff Mahamit. Ia merupakan pramugari pesawat kepresidenan yang bertugas di tahun 1960-an. Lolos dari seleksi ketat untuk menjadi awak pesawat ekslusif itu, Irma berhak mendapat kesempatan bertemu Bung Karno. Ketika melihat Irma, Bung Karno melontarkan pujian dan mengatakan bahwa Irma sangat cantik saat menggunakan kebaya.

Karena sering bertemu di dalam pesawat, Bung Karno menyukai Irma. Namun, cinta itu tak berbalas. Irma sama sekali tidak menaruh perasaan apa pun kepada sang Presiden. Berbagai sumber menyebut, Irma merasa takut apabila akan merusak hati dan perasaan istri-istri Bung Karno yang lain.

Diolah dari berbagai sumber, Gusti Noeroel: Streven Naar Geluk (Mengejar Kebahagiaan) – Ully Hermono) Ajeng Wirachmi/Litbang MPI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini