Share

Menkes: Data Sementara 45 Orang Jadi Korban Erupsi Gunung Semeru

Antara, · Sabtu 04 Desember 2021 23:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 337 2512010 menkes-data-sementara-45-warga-jadi-korban-erupsi-gunung-semeru-Qyl7g0FPs9.jpg Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Sindo)

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan berdasarkan data sementara jumlah korban luka bakar akibat erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berjumlah 45 orang hingga Sabtu (2/12/2021) malam.

"Sementara ini luka bakar 45 orang, yang berat dan dirujuk ke RSUD dan RS Bhayangkara 17 orang," kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Ia mengatakan bahwa mayoritas korban luka bakar diperkirakan tertimbun material erupsi Semeru yang melanda empat wilayah RT di satu RW.

"Kondisi gelap, tidak bisa melarikan diri. Situasi belum aman. Juga diperkirakan banyak pekerja tambang pasir terperangkap," katanya.

Budi juga menerima laporan rata-rata korban menderita luka bakar grade 2A-B. Luka bakar di atas 50 persen dialami enam orang, korban yang dirawat di ICU sebanyak empat orang. "Korban yang dirujuk ke RSUD Dr Haryoto satu orang karena butuh infus vena sentral," katanya.

Baca juga: BNPB Terjunkan TRC dan Logistik Penanganan Darurat Korban Letusan Semeru

Dinas Kesehatan Lumajang saat ini membutuhkan pasokan obat-obatan untuk luka bakar sebab pasien dilaporkan telah menumpuk di Puskesmas.

Baca juga: Badan Geologi Minta Masyarakat Tak Beraktivitas Radius 5 Km dari Kawah Gunung Semeru

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain itu, tenaga kesehatan juga memerlukan tambahan perlengkapan perawatan korban seperti polybag ramah lingkungan 1.000 lembar, polybag limbah medis 1.000 lembar, safety box 100 buah, disinfektan air (kaporit padat) 30-40 Kg, repelant lalat satu karton.

BPBD setempat telah menentukan tiga lokasi pengungsian sementara masyarakat terdampak abu vulkanik Semeru, di antaranya berlokasi di Pertigaan Jalan Pronojiwo, desa Supiturang, Balai Sesa Sumber Wuluh Candipuro dan Balai desa Kamarkajang Candipuro.

Kebutuhan darurat sementara bagi pengungsi di antaranya masker, makanan dan minuman siap saji yang tidak cepat basi, jas hujan, terpal dan selimut.

Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, Badan Geologi Sebut Jarak Awan Panas Guguran Capai 1,7 Km

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini