Wabup Lumajang: Warga yang Meninggal karena Erupsi Gunung Semeru Belum Bisa Dievakuasi

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 04 Desember 2021 21:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 337 2511984 wabup-lumajang-warga-yang-meninggal-karena-erupsi-gunung-semeru-belum-bisa-dievakuasi-IINoC9TpB1.jpg Gunung Semeru alami erupsi (Foto: MNC Portal)

LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan satu korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru. Satu korban yang dipastikan meninggal dunia ini ditemukan di daerah Curah Kobokan.

"Satu orang meninggal dunia di Curah Kobokan, tetapi kami belum bisa evakuasi," kata Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati saat konferensi pers virtual, pada Sabtu malam (4/12/2021).

Indah menyebut, evakuasi belum dilakukan karena terkendala tebalnya lumpur di sekitar lokasi warga yang ditemukan meninggal dunia. Namun pihaknya belum mengetahui pasti penyebab pasti meninggalnya satu warga tersebut.

"Tadi ambulans sudah menuju lokasi, mudah-mudahan bisa segera terevakuasi, karena saat kami ke sana belum berhasil dievakuasi," tuturnya.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik dengan guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kurang lebih pukul 15.20 WIB.

Baca juga: Kronologi Letusan Dahsyat Gunung Semeru Versi BNPB, Lava Pijar Meluncur 800 Meter

Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.

Baca juga: Satu Orang Tewas Akibat Letusan Gunung Semeru, 41 Warga Alami Luka Bakar Parah

BANDUNG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah menyiapkan titik pengungsian sektoral pascaerupsi Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021). 
Kepala BNPB, Mayjen TNI Suharyanto mengatakan, melalui Badan Penanggulangn Bencan Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, pihaknya tengah berupaya mendirikan titik pengungsian sektoral. 
"Titik pengungsian sektoral tengah didirikan di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang," kata Suharyanto dalam konferensi pers virtual terkait erupsi Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021) malam. 
Adapun lokasi pengungsian yang saat ini ada dan sudah terisi pengungsi, kata Suharyanto, berada di tiga desa dan dua kecamatan. 
"Yaitu di Desa Supit Purang dan Curah Kobokan di Kecamatan Pronojiwo dan Desa Sumber Wuluh di Kecamatan Candipuro," sebutnya. 

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah menyiapkan titik pengungsian sektoral pascaerupsi Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021). 

Kepala BNPB, Mayjen TNI Suharyanto mengatakan, melalui Badan Penanggulangn Bencan Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, pihaknya tengah berupaya mendirikan titik pengungsian sektoral.

"Titik pengungsian sektoral tengah didirikan di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang," kata Suharyanto dalam konferensi pers virtual terkait erupsi Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021) malam. 

Adapun lokasi pengungsian yang saat ini ada dan sudah terisi pengungsi, kata Suharyanto, berada di tiga desa dan dua kecamatan. 

"Yaitu di Desa Supit Purang dan Curah Kobokan di Kecamatan Pronojiwo dan Desa Sumber Wuluh di Kecamatan Candipuro," sebutnya. 

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Jembatan Penghubung Putus Warga Terisolasi

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini