Semeru Meletus Hebat, Bandara Juanda dan Abdulrachman Saleh Tetap Beroperasi

Fahmi Firdaus , Okezone · Sabtu 04 Desember 2021 20:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 337 2511959 semeru-meletus-hebat-bandara-juanda-dan-abdulrachman-saleh-tetap-beroperasi-XAV05efK8M.jpg Bandara Abdulrachman Saleh/ Okezone

JAKARTA – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur meletus hebat sore tadi. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, abu vulkanik Semeru juga menyebabkan sejumlah rumah rusak berat.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memastikan operasional penerbangan di Bandar Udara Abdulrachman Saleh di Malang dan Bandar Udara Internasional Juanda di Surabaya tetap beroperasi normal.

Pemerintah juga terus melakukan monitoring secara intensif dengan melibatkan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Penyelenggara Bandar Udara.

“Kami akan terus memantau perkembangan erupsi Gunung Semeru. Untuk penerbangan di Bandar Udara Abdulrachman Saleh di Malang, hingga saat ini tetap berjalan normal," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto, Sabtu (4/12/2021).

 (Baca juga: Foto-foto Dahsyatnya Letusan Gunung Semeru)

Berdasarkan hasil monitoring pada ASTHAM Perum LPPNPI yang bersumber dari VAAC Darwin yang terbit jam 09.40 UTC (16.40 WIB), diinformasikan bahwa sebaran abu vulkanik Gunung Semeru mengarah ke barat daya dengan kecepatan 50 knot.

“Tidak terdapat bandara dan ATS route yang terdampak Volcano Ash (VA). Bandara di Malang berjarak 9 NM dari area VA. Saat ini, operasional penerbangan tetap berjalan normal dan akan terus dilakukan monitoring intensif serta penyiapan langkah-langkah contingency sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Dirjen Novie.

Novie Riyanto menghimbau kepada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya dan seluruh stakeholder penerbangan agar terus memonitor informasi terkini, dan memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan pasca erupsi Gunung Semeru.

“Kita tetap harus waspada terhadap dampak dari abu vulkanik. Terus tingkatkan koordinasi dan bersiaga dengan perkembangan aktivitas erupsi Gunung Semeru yang dapat berpotensi mempengaruhi kegiatan operasional penerbangan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, terkait letusan Gunung Semeru ini AirNav Indonesia telah mengeluarkan Ashtam of Semeru Volcano dengan Nomor VAWR 2170 pada pukul 16.40 WIB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini