Pemerintah Bangun 25 Ribu Rumah di NTT dan Akomodir Ratusan Eks Timor-Timur Bekerja di BUMN

Mohammad Adrianto S, Okezone · Sabtu 04 Desember 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 337 2511843 pemerintah-bangun-25-ribu-rumah-di-ntt-dan-akomodir-ratusan-eks-timor-timur-bekerja-di-bumn-2ZVsHQCrnw.jpg Eurico Guterres/ ist

KUPANG- Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur Eurico Guterres bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Jumat (3/12/2021), di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

(Baca juga: Mahfud MD Jelasan Mengapa Eks Milisi Timor-Timur Eurico Gutteres Dapat Tanda Kehormatan)

Dalam pertemuan tersebut, mereka berdiskusi terkait pembangunan 25 ribu unit rumah bagi warga eks Timor Timur yang berada di NTT.

Jumlah rumah yang kita usulkan itu ada 52 ribu unit rumah, dengan rincian 27 rumah itu renovasi, 25 ribu itu bangun rumah baru untuk keluarga baru yang masih menumpang sama mertua dan sebagainya," tutur Eurico.

(Baca juga: Kapolri Gelar Lomba Mural, Jokowi: Saya Apresiasi Hasilnya Positif)

Rumah tersebut tidak hanya diperuntukan bagi mereka yang hanya eks Timor Timur saja, melainkan juga untuk warga NTT asli. Eurico juga menyinggung terkait aman atau tidaknya lahan yang digunakan untuk rumah-rumah tersebut.

"Untuk masalah kesejahteraan, Bapak Presiden bilang jangan dulu bicara pemberdayaan ekonomi itu. Tapi kita usahakan tanahnya beres dulu dan rumahnya juga. Setelah semuanya beres, maka pemberdayaan ekonomi itu otomatis akan didorong oleh Bapak Presiden," kata Eurico.

"Saya juga menyampaikan kepada Bapak Presiden, kami datang di sini bukan mau melaporkan siapa yang salah dan siapa benar, karena kami tidak dalam posisi mencari siapa yang salah dan siapa yang benar, tapi kami ingin persoalan yang menyangkut warga eks Timor Timur ini benar-benar selesai agar bisa memulai hidup yang baru seperti masyarakat Indonesia lainnya," lanjutnya.

Selain rumah, Jokowi juga akan mengakomodir 100 orang anak eks Timor Timur untuk bekerja di sejumlah BUMN di Indonesia. Hal ini merupakan penghargaan bagi pejuang integrasi.

"Beliau langsung menanggapi, dan katanya ya sudah beri saya 100 putra-putrinya biar saya dorong ke BUMN-BUMN yang kira-kira membutuhkan. Saya terharu dengan jawaban beliau," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini