Semua Senator Dukung LaNyalla Perjuangkan Capres Jalur Non Partai

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 04 Desember 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 337 2511779 semua-senator-dukung-lanyalla-perjuangkan-capres-jalur-non-partai-cg9f8efKdU.jpg Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti bersama para senator (Foto: Dok DPD RI)

BANDUNG - Para senator mendukung Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti yang memperjuangkan calon presiden dari jalur perseorangan melalui Amandemen Konstitusi ke-5.

Para senator tersebut yakni, tiga Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, Mahyudin dan Sultan Baktiar Najamudin. Mereka mengakui perlawanan LaNyalla sangat komprehensif.

"Langkah Ketua DPD RI sangat berani dan semua senator mendukung upaya tersebut demi perbaikan sistem demokrasi di Indonesia," kata Nono Sampono dalam Press Gathering DPD RI dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Bandung, Jumat 3 Desember 2021.

Baca Juga:  Ketua DPD: Ada Kelakar, Perjalanan Legislasi Nasional Ditentukan 9 Ketum Parpol

Nono menegaskan, bahwa DPD RI yang berada di luar partai sudah seharusnya berjuang untuk mewujudkan keinginan rakyat.

"Adalah benar hasil survei yang disebutkan oleh Pak Ketua DPD RI bahwa hampir 70 persen rakyat ingin calon presiden yang bukan kader partai," katanya.

Untuk itulah DPD harus bisa menjadi saluran dan membuka saluran bagi lahirnya calon-calon pemimpin bangsa. Ditambahkan Mahyudin, sejarah mencatat demokratisasi lebih baik daripada otoriter. Menurutnya, semakin banyak calon presiden, demokrasi semakin bagus.

"Faktanya saat ini banyak anak-anak bangsa yang bagus dan kredibel, namun tidak mempunyai saluran dan kesempatan Karena dikerdilkan oleh aturan dengan adanya Presidential Threshold 20 persen," ucap Senator asal Kalimantan Timur itu.

Baca Juga: Maksimalkan BUMDes, Ketua DPD: Tingkatkan Motivasi Semua Perangkat Desa

Menurut Mahyudin, untuk mewujudkan kesempatan yang sama itu, DPD siap melakukan judicial review ke MK tentang calon Presiden dan Wapres Independen dan penghapusan Presidential Treshold 20 persen.

"Kita juga akan fokus untuk lobi-lobi politik ke MPR RI. Walaupun langkah ini berat namun kita harus optimis. Pers berperan penting juga untuk membantu hal ini, juga terkait penguatan peran dan fungsi DPD RI ke depan," tuturnya.

Senada diungkapkan Sultan Bachtiar Najamudin, bahwa perlu meninjau ulang demokrasi atau meninjau ulang konstitusi.

"Pemikiran Ketua DPD RI kalau saya beri judul adalah Demokrasi atau Konstitusi di Persimpangan Jalan. Saya kira hampir semua pihak setuju dengan apa yang ditawarkan DPD berkaitan dengan amandemen konstitusi, calon independen dan Presidential Threshold 0 persen," lanjut dia.

Konstitusi, katanya, harus segera diidealkan. Dengan sistem pemilu one man one vote, tetapi elektoral tidak dihitung, hal itu tidak adil.

"Bahkan, saya punya pemikiran ekstrem, harusnya kepemimpinan nasional seperti DPD. Ketuanya satu, wakilnya banyak. Wakilnya merupakan representasi Barat, Tengah dan Timur," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini