Peristiwa 4 Desember: Pesawat Malaysia Airlines Dibajak Tewaskan 100 Penumpang

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 04 Desember 2021 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 337 2511701 peristiwa-4-desember-pesawat-malaysia-airlines-dibajak-tewaskan-100-penumpang-b6lXsYYcyl.jpeg Pesawat Malaysia Airlines. (Foto: Forbes)

BERBAGAI peristiwa penting dan bersejarah terjadi di dalam maupun luar negeri pada 4 Desember tiap tahunnya.

Untuk mengingat ataupun menambah wawasan sejarah, Okezone telah merangkum sejumlah peristiwa pada tanggal ini. Berikut ulasannya:

1. Berdirinya Gerakan Aceh Merdeka (GAM)

4 Desember 1976, Hasan di Tiro dan pengikutnya mengeluarkan pernyataan melawan pemerintah Indonesia melalui organisasi Aceh Merdeka. Gerakan Aceh Merdeka (GAM) adalah organisasi separatis yang memiliki tujuan supaya Aceh lepas dari NKRI.

Konflik antara pemerintah RI dan GAM yang diakibatkan perbedaan keinginan ini telah berlangsung sejak tahun 1976 dan menyebabkan jatuhnya hampir sekitar 15.000 jiwa. Gerakan ini juga dikenal dengan nama Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF). 

GAM dipimpin oleh Hasan di Tiro selama hampir tiga dekade. Dia bermukim di Swedia dan berkewarganegaraan Swedia. Pada tanggal 2 Juni 2010, ia memperoleh status kewarganegaraan Indonesia, tepat sehari sebelum ia meninggal dunia di Banda Aceh.

2. Pesawat Malaysia Airlines Jatuh

Malaysia Airlines Penerbangan 653 adalah sebuah pesawat Boeing 737-2H6 yang jatuh di Tanjung Kupang, Johor, Malaysia saat hendak mendarat di Bandara Changi, Singapura pada 4 Desember 1977.

Kecelakaan ini menewaskan total 100 orang, terdiri dari 93 orang penumpang dan 7 awak. Hingga kini merupakan kecelakaan pesawat ketiga terbesar dalam sejarah maskapai penerbangan Malaysia Airlines, setelah Malaysia Airlines Penerbangan 17 yang menewaskan 283 penumpang serta 15 awak kabin dan Malaysia Airlines Penerbangan 370 yang menewaskan 223 penumpang serta 17 awak kabin. 

Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan dari Penang menuju Singapura melalui Kuala Lumpur dan telah bersiap untuk mendarat. Saat dalam penerbangan tersebut pesawat mengalami pembajakan hingga akhirnya jatuh di Tanjung kupang, Johor, Malaysia.

Di antara korban jiwa, selain warga Malaysia, tercatat pula penumpang berkewarganegaraan Afganistan, Australia, Kuba, Kanada, Jerman Barat, Yunani, India, Indonesia, Jepang, Singapura, Britania Raya, Amerika Serikat, dan Thailand. Termasuk Menteri Pertanian Malaysia, Dato' Ali Haji Ahmad,Kepala Departemen Pekerjaan Umum Malaysia, Dato' Mahfuz Khalid, dan Duta Besar Kuba untuk Jepang, Mario Garcia.

3. Kelahiran Presiden ke-6 Korsel

Roh Tae-woo lahir di Daegu, Provinsi Gyeongsang Utara, Jepang memerintah Korea sekarang Korea Selatan, 4 Desember 1932. Ia adalah mantan Tentara ROK umum dan politisi. Dia adalah keenam presiden Korea Selatan 1988-1993.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini