Share

Kongres JKPI Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan, Surakarta hingga Sumbawa

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Sabtu 04 Desember 2021 02:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 337 2511679 kongres-jkpi-tetapkan-8-ibu-kota-kebudayaan-surakarta-hingga-sumbawa-GZ8BabPBXU.jpg Kongres JKPI. (Foto: Istimewa)

BOGOR - Sebanyak 8 daerah ditetapkan sebagai Ibu Kota Kebudayaan, dalam Kongres ke-V Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang digelar di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor, Jumat (3/12/2021).

Kedelapan daerah itu yakni Surakarta (Ibu Kota Kemajuan Kebudayaan), Sawahlunto (Ibu Kota Warisan Sejarah), Banda Aceh (Ibu Kota Bandar Maritim), Bogor (Ibu Kota Berkelanjutan), Siak Sri Indrapura (Ibu Kota Literasi dan Pendidikan), Ambon (Ibu Kota Kreatif), Denpasar (Ibu Kota Kebangsaan) dan Sumbawa (Ibu Kota Perubahan Iklim).

Ketua Dewan Kurator Ibu Kota Kebudayaan JKPI, Taufik Rahzen menyampaikan, gagasan penetapan ibu kota kebudayaan bukanlah sesuatu yang baru. Sebab, di Uni Eropa memiliki tradisi menetapkan ibu kota kebudayaan setiap tahun sejak 1980-an. 

Baca juga: 40 Kepala Daerah Hadiri Kongres ke-5 JKPI di Bogor, Ini Agenda yang Dibahas

"Pada awalnya hanya ada satu kota setiap tahun, namun karena antusiasme anggota pada tahun 2000 menjadi 8 kota. Sejak itu dikembangkan yang melibatkan beberapa kota sekaligus," kata Taufik

Taufik menjelaskan, penetapan ibu kota kebudayaan ini memicu negara-negara Arab dan Amerika untuk menetapkan ibu kota kebudayaan mereka sendiri.

"Arab Capital of Culture ditetapkan mulai 1996 dan America Capital of Culture pada 2000," sebutnya.

Sehingga kata dia, dengan berkaca dari negara-negara lain, maka pra kongres JKPI di Banda Aceh lalu memutuskan untuk memilih 8 kota sebagai ibu kota kebudayaan setiap tahunnya.

"Masing-masing ibu kota kebudayaan ini memiliki karakteristik dan kekuatan masing-masing yang akan dipilih secara berganti setiap tahunnya," tutup Taufik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini