Share

Anggota DPR Cantik Minta Ajudan TNI, Jenderal Dudung: Tidak Akan Dipenuhi!

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 03 Desember 2021 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 337 2511487 anggota-dpr-cantik-minta-ajudan-tni-jenderal-dudung-tidak-akan-dipenuhi-QN1Og7OcT2.jpg Anggota DPR Hillary Brigita Lasut/ IG

JAKARTA – Anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut meminta bantuan pengamanan dari TNI untuk kegiatan kesehariannya dan juga keluarganya. Permohonan bantuan itu ia sampaikan langsung kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

(Baca juga: Profil Kolonel Hamin, Perwira yang Dimarahi Panglima TNI Andika Perkasa karena Main HP)

Jenderal Dudung pun angkat suara soal permintaan Hillary Brigitta Lasut yang meminta ajudan berasal dari TNI.

"(Soal permintaan ajudan) tidak akan dipenuhi," tegas Dudung saat dikonfirmasi MNC Portal, Jumat (3/12/201).

(Baca juga: Tribuana Kopassus, Kolam Renang Terdalam di Asia Tenggara Tempat Latihan Pasukan Katak Baret Merah)

Sebagaimana diketahui, Hillary yang berasal dari Fraksi Partai NasDem ini mengatakan, dirinya punya dasar mengajukan surat permohonan tersebut. Yaitu, sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Pertahanan Nomor 85 Tahun 2014 tentang Tenaga Profesi Prajurit TNI yang Bertugas di Luar Institusi Kementerian Pertahanan dan TNI.

Permintaan itu disampaikannya lewat surat ke Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

"Banyak yang bertanya soal apakah benar saya meminta ajudan atau bantuan pengamanan dari TNI. Benar, saya menyurat ke KASAD untuk memohon bantuan pengamanan sesuai dengan Permen Nomor 85 Tahun 2014," kata Hillary Kamis, 2 Desember 2021.

Dikatakan Hillary, setelah dirinya mengetahui permen itu, dia pun akhirnya mengajukan permohonan untuk mendapatkan ajudan seorang TNI. Apalagi, dia sudah lama mempertimbangkan permintaan bantuan pengamanan. Hillary beralasan memilih TNI karena dinilai selalu siap secara fisik dan mental untuk keadaan darurat.

"Setelah mengetahui permen ini, saya yang sudah lama mempertimbangkan bantuan pengamanan memilih TNI karena secara fisik dan mental selalu siap untuk keadaan darurat," katanya.

Anggota DPR ini juga mengungkapkan, dirinya merasa tidak enak jika masih harus meminta ajudan dari Polri. Dia sudah terlalu sering merepotkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait banyaknya kasus masyarakat kecil di Sulut yang dia kawal selama ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini